Demi Tangkap Maduro, Tentara AS Bunuh 80 Orang

Senin, 05 Januari 2026 - 15:58 WIB
loading...
Demi Tangkap Maduro,...
Demi tangkap Nicolas Maduro, Tentara AS bunuh 80 orang. Foto/X/@TheDietCokeBtn
A A A
CARACAS - Jumlah korban tewas akibat serangan AS untuk menculik Presiden Nicolas Maduro telah meningkat menjadi setidaknya 80 orang, termasuk tentara dan warga sipil, lapor New York Times mengutip seorang pejabat senior Venezuela .

Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino Lopez mengkonfirmasi bahwa pasukan AS telah membunuh "sebagian besar" pengawal keamanan Maduro dalam operasi tersebut, tanpa memberikan angka pasti. Pejabat Venezuela juga menuduh AS menyerang daerah sipil tetapi belum merilis jumlah korban tewas resmi.

Sementara itu, pejabat Kuba mengatakan 32 warganya, termasuk personel militer, tewas dalam serangan tersebut. Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel telah mengumumkan bahwa tanggal 5 dan 6 Januari akan menjadi hari berkabung resmi.

“Rekan-rekan sebangsa kita telah memenuhi tugas mereka dengan bermartabat dan heroik dan gugur, setelah perlawanan sengit, dalam pertempuran langsung melawan penyerang atau sebagai akibat dari pemboman,” katanya.

Baca Juga: Sukses Invasi Venezuela, AS Kini Kuasai Cadangan Minyak dan Emas Terbesar di Dunia

Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil Pinto memberikan penghormatan kepada warga Kuba yang meninggal yang “mengorbankan nyawa mereka” saat menjalankan tugas sebagai bagian dari misi kerja sama dan pertahanan, sambil menggambarkan serangan AS sebagai serangan yang “kriminal dan keji”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Viral KBRI Tokyo Umumkan...
Viral KBRI Tokyo Umumkan Resepsi Pernikahan Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang
Rekomendasi
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Berita Terkini
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved