AS Serang Venezuela, Presiden Xi Jinping: Dunia Sedang Mengalami Turbulensi

Senin, 05 Januari 2026 - 15:11 WIB
loading...
AS Serang Venezuela,...
Presiden China Xi Jinping mengatakan kalau dunia sedang mengalami turbulensi. Foto/X/MichealMartinTD
A A A
BEIJING - Presiden China Xi Jinping mengatakan bahwa dunia "sedang mengalami masa turbulensi dan perubahan" sambil mencatat bahwa "tindakan sepihak dan intimidasi sangat berdampak pada tatanan internasional."

Tanpa menyebut Amerika Serikat atau Venezuela, Xi mengatakan bahwa "semua negara harus menghormati jalur pembangunan yang dipilih secara independen oleh rakyat negara lain."

"Mereka harus mematuhi hukum internasional dan tujuan serta prinsip-prinsip Piagam PBB, dengan kekuatan besar, khususnya, memimpin," kata Xi Jinping, dilansir CCTV.

Xi menyampaikan komentar tersebut saat bertemu dengan Perdana Menteri Irlandia Micheal Martin, menurut CCTV.

Baca Juga: Sukses Invasi Venezuela, AS Kini Kuasai Cadangan Minyak dan Emas Terbesar di Dunia

China telah lama dekat dengan Venezuela. Sebelumnya, China menyerukan kepada AS untuk "segera" membebaskan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya, dan juga menyatakan "sangat terkejut dan mengutuk keras penggunaan kekuatan terang-terangan AS terhadap negara berdaulat."

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa penggunaan kekuatan oleh AS mengancam perdamaian di Amerika Latin, dan bahwa mereka mendukung pertemuan Dewan Keamanan PBB hari ini.

Juru bicara Kementerian, Lin Jian, menegaskan kembali sikap Beijing terhadap serangan AS terhadap Venezuela dan menyerukan pembebasan Maduro segera.

Lin mengatakan pemerintah telah mempertahankan komunikasi dan kerja sama yang positif dengan pemerintah Venezuela, menambahkan bahwa bagaimanapun situasi internasional berubah, China akan tetap berteman baik dengan negara-negara Amerika Latin.

Dia menambahkan bahwa Beijing tidak menerima laporan tentang personel Tiongkok yang terkena dampak serangan AS di sana.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Berita Terkini
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Infografis
Daftar 5 Presiden Terkaya...
Daftar 5 Presiden Terkaya di Dunia, Nomor 1 Vladimir Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved