Penampakan Presiden Maduro Dibawa ke Kapal Perang AS: Diborgol dan Mata Ditutup

Minggu, 04 Januari 2026 - 06:49 WIB
loading...
Penampakan Presiden...
Presiden Venezuela Nicolas Maduro diborgol dan mata ditutup saat dibawa ke kapal perang USS Iwo Jima setelah diculik pasukan khusus AS dalam operasi militer. Foto/Truth Social @realDonaldTrump
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah merilis foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro dinaikkan ke kapal perang AS. Foto ini dirilis beberapa jam setelah presiden dari negara pemilik minyak terbesar di dunia itu diculik oleh pasukan khusus AS), Delta Force.

Dalam foto itu, Maduro terlihat mengenakan kaus dan celana olahraga abu-abu. Pemimpin terguling berusia 63 tahun itu juga terlihat mengenakan headphone besar dan memegang sebotol air mineral dengan tangan diborgol dan matanya ditutup.

Maduro dinaikkan ke kapal perang USS Iwo Jima.

Trump, dalam konferensi pers, mengatakan AS akan menjalankan negara Venezuela sampai transisi kekuasaan yang aman dapat terjadi.

Baca Juga: Ini Respons Dunia usai AS Mengebom Venezuela dan Culik Maduro, Ada Juga Sikap Indonesia

Dia menambahkan bahwa dirinya akan mengizinkan perusahaan minyak Amerika untuk masuk ke Venezuela untuk memanfaatkan cadangan minyak mentahnya yang besar setelah operasi militer AS tersebut.

Venezuela telah berada di bawah sanksi minyak AS sejak 2019. Negara ini memproduksi sekitar satu juta barel minyak mentah per hari. Trump mengeklaim bahwa Caracas menggunakan uang minyak untuk membiayai "terorisme narkoba, perdagangan manusia, pembunuhan, dan penculikan."

Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine mengatakan operasi militer AS untuk mengevakuasi presiden Venezuela dalam serangan dini hari di Caracas membutuhkan perencanaan dan latihan berbulan-bulan dan lebih dari 150 pesawat AS digunakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Berita Terkini
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved