Politikus Israel: Iran Harus Melihat Venezuela
Sabtu, 03 Januari 2026 - 20:29 WIB
loading...
Politikus Israel mengancam bahwa Iran harus melihat apa yang terjadi di Venezuela. Foto/X
A
A
A
GAZA - Pemimpin oposisi Israel, Yair Lapid, telah mengomentari situasi di Venezuela. Dia mengungkapkan para pemimpin Iran harus melihat apa yang terjadi di Venezuela .
“Saya merekomendasikan agar para pemimpin Iran melihat apa yang terjadi di Venezuela,” kata Lapid dalam sebuah unggahan di X, dilansir Al Jazeera.
Pada hari Jumat, duta besar Iran untuk PBB, Amir Saeed Iravani, menulis surat kepada Dewan Keamanan PBB, mendesak mereka untuk mengutuk “ancaman yang melanggar hukum” terhadap Teheran dari Trump di tengah protes yang sedang berlangsung di negara tersebut.
Surat itu datang beberapa jam setelah Trump mengatakan AS “siap siaga dan siap bertindak” jika ada lagi demonstran yang tewas dalam demonstrasi yang sedang berlangsung di Iran terkait biaya hidup.
Baca Juga: Siapa Delta Force AS? Pasukan Khusus AS yang Menangkap Presiden Maduro
Sementara itu, Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangan udara AS di Venezuela, menyebutnya sebagai agresi yang melanggar kedaulatan dan integritas teritorial negara tersebut, dan menuntut penghentian serangan AS.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Sabtu, Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan Dewan Keamanan harus mengambil tindakan untuk segera menghentikan invasi ilegal AS ke Venezuela.
"Agresi militer AS terhadap negara merdeka yang merupakan anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah pelanggaran terang-terangan terhadap perdamaian dan keamanan regional dan internasional, yang konsekuensinya akan memengaruhi seluruh sistem internasional dan akan semakin mengekspos sistem yang didasarkan pada Piagam PBB pada erosi dan kehancuran," kata pernyataan itu.
Kementerian menekankan bahwa tindakan Washington merusak hukum internasional dan menimbulkan ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan regional dan global.
Teheran selanjutnya menekankan hak intrinsik pemerintah Venezuela untuk membela diri dan menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa dan semua pemerintah dalam sistem internasional yang berkomitmen pada supremasi hukum, perdamaian, dan stabilitas internasional, untuk secara tegas mengutuk serangan tersebut dan meminta pertanggungjawaban para pelakunya.
“Saya merekomendasikan agar para pemimpin Iran melihat apa yang terjadi di Venezuela,” kata Lapid dalam sebuah unggahan di X, dilansir Al Jazeera.
Pada hari Jumat, duta besar Iran untuk PBB, Amir Saeed Iravani, menulis surat kepada Dewan Keamanan PBB, mendesak mereka untuk mengutuk “ancaman yang melanggar hukum” terhadap Teheran dari Trump di tengah protes yang sedang berlangsung di negara tersebut.
Surat itu datang beberapa jam setelah Trump mengatakan AS “siap siaga dan siap bertindak” jika ada lagi demonstran yang tewas dalam demonstrasi yang sedang berlangsung di Iran terkait biaya hidup.
Baca Juga: Siapa Delta Force AS? Pasukan Khusus AS yang Menangkap Presiden Maduro
Sementara itu, Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangan udara AS di Venezuela, menyebutnya sebagai agresi yang melanggar kedaulatan dan integritas teritorial negara tersebut, dan menuntut penghentian serangan AS.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Sabtu, Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan Dewan Keamanan harus mengambil tindakan untuk segera menghentikan invasi ilegal AS ke Venezuela.
"Agresi militer AS terhadap negara merdeka yang merupakan anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah pelanggaran terang-terangan terhadap perdamaian dan keamanan regional dan internasional, yang konsekuensinya akan memengaruhi seluruh sistem internasional dan akan semakin mengekspos sistem yang didasarkan pada Piagam PBB pada erosi dan kehancuran," kata pernyataan itu.
Kementerian menekankan bahwa tindakan Washington merusak hukum internasional dan menimbulkan ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan regional dan global.
Teheran selanjutnya menekankan hak intrinsik pemerintah Venezuela untuk membela diri dan menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa dan semua pemerintah dalam sistem internasional yang berkomitmen pada supremasi hukum, perdamaian, dan stabilitas internasional, untuk secara tegas mengutuk serangan tersebut dan meminta pertanggungjawaban para pelakunya.
(ahm)
Lihat Juga :