Siapa Delta Force AS? Pasukan Khusus AS yang Menangkap Presiden Maduro

Sabtu, 03 Januari 2026 - 19:06 WIB
loading...
Siapa Delta Force AS?...
Delta Force merupakan pasukan elite yang menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto/X
A A A
CARACAS - Presiden Venezuela Nicolas Maduro dilaporkan ditangkap pada Sabtu pagi oleh anggota Delta Force, unit misi khusus elit militer AS, menurut media berita Amerika CBS. Laporan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump memposting di media sosial tentang "penangkapan" pemimpin Komunis negara Amerika Selatan itu, meskipun detail tentang unit mana yang melakukan operasi tersebut tidak diungkapkan secara resmi.

Delta Force, unit elite Angkatan Darat AS, sebelumnya melakukan operasi tahun 2019 yang mengakibatkan kematian mantan pemimpin kelompok teror ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi.

Dalam unggahan Truth Social-nya pada Sabtu pagi waktu setempat, Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa Presiden Nicolas Maduro dan istrinya telah "ditangkap dan diterbangkan keluar negeri," sekaligus mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah melakukan serangan militer di Venezuela.

"Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya," tulis Trump.

Ia mengatakan penegak hukum AS terlibat, tetapi ia tidak merinci bagaimana atau lembaga mana yang terlibat.

Maduro didakwa di pengadilan Amerika atas tuduhan terorisme narkoba pada tahun 2020.

Siapa Delta Force AS? Pasukan Khusus AS yang Menangkap Presiden Maduro

1. Bertugas Menangkap dan Membunuh Target Bernilai Tinggi

Melansir Military.com, Delta Force, yang secara resmi disebut sebagai Detasemen Operasional Pasukan Khusus ke-1–Delta (1st SFOD-D), adalah salah satu unit misi khusus utama Amerika Serikat dengan fokus utama pada kontra-terorisme.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Sultan Brunei Rombak...
Sultan Brunei Rombak Kabinet, Angkat Putranya Pangeran Abdul Mateen Jadi Menlu
Rekomendasi
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
Berita Terkini
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved