Eskalasi Perang Memanas, Arab Saudi Ajak Faksi-faksi Bertikai di Yaman untuk Berunding

Sabtu, 03 Januari 2026 - 17:43 WIB
loading...
Eskalasi Perang Memanas,...
Eskalasi perang memanas, Arab Saudi ajak faksi-faksi bertikai di Yaman untuk berunding. Foto/X
A A A
RIYADH - Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyambut baik permintaan dari Dewan Kepemimpinan Presiden (PLC) Yaman yang didukung Saudi untuk mengadakan forum di Riyadh. Itu bertujuan untuk menyelesaikan perpecahan faksi yang mematikan di selatan negara itu yang telah memicu konflik bersenjata di sana dan memicu ketegangan antara negara-negara Arab Teluk.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, Kementerian Luar Negeri Saudi menyerukan faksi-faksi selatan untuk berpartisipasi dalam forum di ibu kota Saudi untuk "merumuskan visi komprehensif untuk solusi yang adil bagi masalah selatan".

Sebelumnya pada hari Sabtu, Ketua PLC Rashad al-Alimi menyerukan kepada berbagai kelompok dan tokoh di Yaman selatan untuk berkumpul dalam sebuah pertemuan di Riyadh, menurut Kantor Berita Saba.

Saba mengutip al-Alimi yang menggarisbawahi “keadilan dan sentralitas perjuangan selatan” dan “menolak solusi sepihak atau eksklusif apa pun” untuk menyelesaikan konflik yang sedang berlangsung.

Ketegangan mematikan telah meletus dalam beberapa hari terakhir, setelah kelompok separatis Dewan Transisi Selatan (STC) melancarkan serangan besar-besaran di provinsi Hadramout dan al-Mahra di Yaman, yang mencakup hampir setengah dari wilayah Yaman.

Provinsi Hadramout yang kaya minyak berbatasan dengan Arab Saudi, dan banyak tokoh Saudi terkemuka memiliki asal usul dari provinsi tersebut, sehingga memberikan makna budaya dan sejarah yang penting bagi kerajaan. Perebutan Hadramout oleh STC bulan lalu dianggap oleh Saudi sebagai ancaman.

STC adalah bagian dari koalisi anti-Houthi di Yaman selatan. Namun, dikatakan bahwa mereka memiliki rencana untuk membentuk negara sendiri di Yaman selatan, yang menyebabkan konflik dengan mitranya, pemerintah Yaman yang diakui secara internasional yang dipimpin oleh PLC.

Baca Juga: Venezuela Tuding AS Melakukan Agresi Militer yang Sangat Serius

Melansir Al Jazeera, Saudi menuduh mitra koalisinya, Uni Emirat Arab (UEA), mempersenjatai STC, yang operasi militernya kini mengancam untuk memecah Yaman menjadi tiga bagian, sekaligus menimbulkan masalah bagi keamanan nasional Riyadh sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Aldi Taher Ungkap Rahasia...
Aldi Taher Ungkap Rahasia Rezeki Lancar, Kuncinya Muliakan Ibu dan Rajin Salat
PN Jakarta Timur Antisipasi...
PN Jakarta Timur Antisipasi Banyaknya Pendukung Dokter Tifa saat Sidang Perkara Ijazah Jokowi
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Berita Terkini
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved