Ramalan Nostradamus untuk 2026: Darah Mengalir di Swiss, Lebah Alkitab, hingga 7 Bulan Perang Besar

Jum'at, 02 Januari 2026 - 07:42 WIB
loading...
A A A

1. Tokoh Dunia Terkenal Meninggal

Menurut tulisan Nostradamus yang samar, seorang tokoh terkenal mungkin akan disambar petir, seperti yang disebutkan dalam bait ke-26 Abad I: “Orang besar akan disambar petir pada siang hari.”

Para pengikut yang memahami tulisan Nostradamus percaya bahwa ramalan itu merujuk pada pembunuhan tokoh dunia terkemuka atau mungkin kudeta politik yang dapat mengguncang rezim di sebuah negara.

2. Darah Mengalir di Swiss

Dalam salah satu bait-bait Nostradamus yang lebih spesifik secara geografis terkait dengan tahun 2026, sang peramal memperingatkan bahwa wilayah Ticino di Swiss akan "dialiri darah" setelah suatu tindakan kebaikan.

"Karena kebaikan yang akan ditunjukkan kota itu...Ticino akan meluap dengan darah," demikian bunyi bait berbahasa Prancis yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

Ticino adalah wilayah berbahasa Italia yang terletak di bagian selatan Swiss, yang terkenal dengan danau dan gletsernya yang tenang. Meskipun secara tradisional netral, bait abad ke-16 ini telah memicu teori konspirasi tentang konflik Eropa lainnya, yang berpotensi melibatkan ketegangan dengan negara tetangga, Italia.

Pada Kamis (1/1/2026) dini hari, kebakaran dahsyat menghancurkan sebuah bar di resor ski mewah Crans-Montana, Swiss, yang terletak sekitar 167 km dari Ticino. Dengan sebanyak 40 orang tewas dan 115 lainnya terluka, insiden tersebut telah memicu berbagai klaim dari para penganut teori konspirasi yang menghubungkan kebakaran tersebut dengan ramalan Nostradamus.

3. Lebah dalam Alkitab

Ramalan utama Nostradamus lainnya berbunyi, "Kawanan lebah yang besar akan muncul...di malam hari akan terjadi penyergapan...", yang telah membingungkan banyak orang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved