Ramalan Nostradamus untuk 2026: Darah Mengalir di Swiss, Lebah Alkitab, hingga 7 Bulan Perang Besar

Jum'at, 02 Januari 2026 - 07:42 WIB
loading...
Ramalan Nostradamus...
Buku ramalan astrolog Prancis Michel de Nostredame alias Nostradamus menyebutkan banyak ramalan untuk tahun 2026, termasuk tujuh bulan perang besar. Foto/The Monastery
A A A
JAKARTA - Saat tahun 2026 dimulai, para pengikut Nostradamus telah mengungkapkan serangkaian ramalan suram baru yang terkait dengan tahun tersebut.

Lahir dengan nama Michel de Nostredame, Nostradamus adalah seorang astrolog dan dokter Prancis yang hidup pada tahun 1500-an dan meramalkan beberapa momen penting di zaman modern, seperti naiknya Adolf Hitler ke tampuk kekuasaan, serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat (AS), dan pandemi Covid-19.

Dia paling dikenal karena bukunya Les Prophetis (Ramalan), yang diterbitkan pada tahun 1555, yang berisi 942 bait puisi yang secara luas ditafsirkan untuk peristiwa global.

Baca Juga: Ramalan Dukun Peru untuk 2026: Trump Sakit Parah, Maduro Lengser, Rusia-Ukraina Berdamai

Meskipun teks asli Nostradamus tidak menyebutkan tanggal spesifik, para penganut teori konspirasi mengeklaim bahwa bait ke-26 dalam karyanya secara langsung sesuai dengan peristiwa tahun 2026.

Pada tahun 2025, Nostradamus meramalkan berakhirnya perang antara Rusia dan Ukraina, tabrakan asteroid dengan Bumi, bencana alam di Brasil, dan wabah "penyakit kuno" lainnya. Tak sedikit ramalannya yang meleset, namun tetap membuat banyak orang penasaran.

Ramalan Nostradamus untuk Tahun 2026

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved