Usai Bertemu Netanyahu, Trump Ancam Hamas dan Iran

Selasa, 30 Desember 2025 - 17:00 WIB
loading...
A A A
“Sekarang saya mendengar Iran mencoba membangun kembali program nuklirnya, dan jika mereka melakukannya, kita harus menghancurkannya,” ujar Trump kepada wartawan. “Kita akan menghancurkannya. Kita akan menghancurkan mereka habis-habisan. Tapi, mudah-mudahan, itu tidak terjadi.”

Jika Iran mencoba membangun kembali program nuklirnya, “kita tidak akan punya pilihan selain dengan cepat memberantas pembangunan itu,” katanya. Konsekuensi dari langkah tersebut bisa “lebih dahsyat daripada sebelumnya”.

“Kita tahu persis ke mana mereka pergi, apa yang mereka lakukan, dan saya harap mereka tidak melakukannya, karena kita tidak ingin membuang bahan bakar untuk B-2,” tambah Trump, merujuk pada pesawat pembom yang digunakan dalam serangan sebelumnya.

Dia menyatakan, “Perjalanan pulang pergi memakan waktu 37 jam. Saya tidak ingin membuang banyak bahan bakar.”

Presiden AS menolak memberikan bukti untuk mendukung tuduhannya terhadap Iran. Namun, ia menambahkan AS dan Israel telah "sangat sukses" melawan musuh-musuh mereka, dan jika AS "tidak mengalahkan Iran, Anda tidak akan memiliki perdamaian di Timur Tengah".

Ketika ditanya apakah AS akan mendukung serangan Israel terhadap program rudal Iran, Trump berkata, "Jika mereka akan melanjutkan dengan rudal, ya. Nuklir? Cepat. Oke? Yang satu akan: Ya, tentu saja. Yang lainnya adalah: Kami akan melakukannya segera."

Tidak ada komentar langsung dari Iran.

Teheran telah membantah berupaya membangun senjata nuklir dan menolak bernegosiasi mengenai program rudalnya, yang merupakan inti dari strategi pertahanannya.

Selama konflik pada bulan Juni, yang kadang-kadang disebut sebagai perang 12 hari, Iran menembakkan ratusan rudal sebagai tanggapan terhadap serangan Israel yang menewaskan jenderal-jenderal top negara itu, beberapa ilmuwan nuklir, dan ratusan warga sipil.

Senator AS Lindsey Graham, tokoh garis keras terhadap Iran yang dekat dengan Trump, mengunjungi Israel bulan ini dan mengulangi poin-poin pembicaraan pemerintah Netanyahu tentang bahaya rudal jarak jauh Iran. Ia memperingatkan Iran memproduksinya "dalam jumlah yang sangat tinggi".

"Kita tidak bisa membiarkan Iran memproduksi rudal balistik karena mereka dapat melumpuhkan Iron Dome," katanya kepada The Jerusalem Post, merujuk pada sistem pertahanan udara Israel. "Ini adalah ancaman besar."

Tanggapan yang Jauh Lebih Keras


Pada hari Senin, Trump mengatakan Iran harus "membuat kesepakatan" dengan AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Terungkap! Motif Pria...
Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri
Rekomendasi
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
Berita Terkini
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved