Dilempari Batu Warga Badui, Menteri Israel Ben Gvir Kabur Menyelamatkan Diri
Selasa, 30 Desember 2025 - 10:24 WIB
loading...
A
A
A
Berbicara kepada wartawan sambil terus berjalan melalui desa dengan pengawalan keamanan, Ben Gvir menuduh komunitas Palestina Badui hidup "tanpa aturan hukum".
Dia menolak kritik terhadap pos pemeriksaan, penghalang beton, dan penghalang jalan yang diberlakukan di sekitar kota-kota Badui, menolak klaim hukuman kolektif, dan mengatakan bahwa siapa pun yang tidak senang dengan perlakuan Israel terhadap mereka "dapat pergi minum air di Gaza".
Warga dan pemimpin lokal mengatakan retorika menteri tersebut mencerminkan penghinaan sistematis terhadap warga Badui Palestina, yang banyak di antaranya memegang kewarganegaraan Israel tetapi menggambarkan penegakan hukum di komunitas mereka sebagai militeristik dan diskriminatif.
Mereka membandingkan penggerebekan dan pos pemeriksaan dengan taktik yang digunakan di Tepi Barat yang diduduki, bukan penegakan hukum sipil biasa.
Seorang warga bernama Alaa mengatakan kepada Ynet bahwa komunitas tersebut dijadikan kambing hitam untuk membenarkan agenda Ben Gvir. "Anda ingin menangkap penjahat? Masuk dan tangkap mereka. Untuk apa pos pemeriksaan ini?" katanya, menambahkan bahwa menteri tersebut bertanggung jawab atas memburuknya situasi.
Dia menolak kritik terhadap pos pemeriksaan, penghalang beton, dan penghalang jalan yang diberlakukan di sekitar kota-kota Badui, menolak klaim hukuman kolektif, dan mengatakan bahwa siapa pun yang tidak senang dengan perlakuan Israel terhadap mereka "dapat pergi minum air di Gaza".
Warga dan pemimpin lokal mengatakan retorika menteri tersebut mencerminkan penghinaan sistematis terhadap warga Badui Palestina, yang banyak di antaranya memegang kewarganegaraan Israel tetapi menggambarkan penegakan hukum di komunitas mereka sebagai militeristik dan diskriminatif.
Mereka membandingkan penggerebekan dan pos pemeriksaan dengan taktik yang digunakan di Tepi Barat yang diduduki, bukan penegakan hukum sipil biasa.
Seorang warga bernama Alaa mengatakan kepada Ynet bahwa komunitas tersebut dijadikan kambing hitam untuk membenarkan agenda Ben Gvir. "Anda ingin menangkap penjahat? Masuk dan tangkap mereka. Untuk apa pos pemeriksaan ini?" katanya, menambahkan bahwa menteri tersebut bertanggung jawab atas memburuknya situasi.
Lihat Juga :