Eksekusi Mati di Iran Naik 2 Kali Lipat pada 2025

Minggu, 28 Desember 2025 - 20:14 WIB
loading...
Eksekusi Mati di Iran...
Eksekusi mati di Iran naik dua kali lipat. Foto/X/@GlobeEyeNews
A A A
TEHERAN - Jumlah eksekusi di Iran pada tahun 2025 diperkirakan akan meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan jumlah yang terjadi di seluruh negeri pada tahun 2024.

Kelompok Iran Human Rights (IHR) yang berbasis di Norwegia mengatakan kepada BBC bahwa mereka telah memverifikasi setidaknya 1.500 eksekusi hingga awal Desember, dan menambahkan bahwa lebih banyak lagi yang telah terjadi sejak saat itu.

Tahun lalu, IHR mampu memverifikasi 975 eksekusi - meskipun jumlah pastinya tidak pernah sepenuhnya jelas karena otoritas Iran tidak memberikan angka resmi.

Namun, analisis menunjukkan peningkatan tahunan yang signifikan lainnya, dan angka-angka tersebut sesuai dengan yang diberikan oleh kelompok pemantau lainnya.

Pemerintah Iran sebelumnya membela penggunaan hukuman mati, dengan mengatakan bahwa hukuman tersebut hanya terbatas pada "kejahatan paling berat".

Angka eksekusi sudah meningkat sebelum demonstrasi massal meletus di seluruh negeri pada tahun 2022 menyusul kematian Mahsa Amini dalam tahanan.

Baca Juga: Ada yang Sukses, Banyak juga yang Gagal! Protes Gen Z Menyebar ke 22 Negara pada 2025

Wanita Kurdi berusia 22 tahun itu ditahan oleh polisi moral di Teheran karena diduga mengenakan hijabnya "dengan tidak pantas".

Gerakan protes itu merupakan tantangan terbesar terhadap legitimasi kepemimpinan teokratis Iran selama bertahun-tahun.

Sebagai tanggapan, pihak berwenang meningkatkan tingkat eksekusi dari sekitar 520 pada tahun 2022 menjadi 832 pada tahun berikutnya - menurut angka yang diverifikasi oleh IHR.

Ada beberapa eksekusi untuk para demonstran atau terduga mata-mata - tetapi 99% dari mereka yang dieksekusi adalah karena pembunuhan atau pelanggaran narkoba - rasio yang tetap konstan.

Para aktivis mengatakan bahwa tingkat eksekusi di Iran meningkat ketika rezim merasa terancam dan tujuannya adalah untuk mencegah oposisi internal dengan menanamkan rasa takut pada penduduk.

Hal ini tampaknya terbukti dari fakta bahwa sejak perang 12 hari dengan Israel pada bulan Juni, serta kemunduran besar bagi pasukan proksi Iran di seluruh wilayah, telah terjadi peningkatan besar lainnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Terluka saat Hadang...
Terluka saat Hadang Eksekusi Hotel Sultan, Kivlan Zen: Darah Saya untuk Perjuangan
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved