Junta Myanmar Gelar Pemilu di Tengah Perang Saudara, Picu Kecaman

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:04 WIB
loading...
A A A
"Saya rasa dia tidak akan menganggap pemilu ini berarti apa pun," kata putranya, Kim Aris, dari rumahnya di Inggris.

Sebagian besar partai dari pemilu 2020, termasuk partai Aung San Suu Kyi, telah dibubarkan.

The Asian Network for Free Elections mengatakan 90 persen kursi dalam pemilu terakhir dimenangkan oleh organisasi yang tidak muncul dalam surat suara hari Minggu.

Mesin pemungutan suara elektronik baru tidak akan mengizinkan kandidat yang ditulis tangan atau surat suara yang rusak.

"Penindasan"


Junta sedang melakukan penuntutan terhadap lebih dari 200 orang karena melanggar undang-undang yang keras yang melarang "gangguan" pemilu, termasuk protes atau kritik.

"Pemilu ini jelas berlangsung dalam lingkungan kekerasan dan penindasan," kata kepala hak asasi manusia PBB, Volker Turk, pekan lalu.

Putaran kedua pemilu akan berlangsung dalam dua minggu sebelum putaran ketiga dan terakhir pada 25 Januari, tetapi junta telah mengakui bahwa pemilu tidak dapat dilakukan di hampir satu dari lima daerah pemilihan majelis rendah.

Ketika militer merebut kekuasaan, mereka menindas protes pro-demokrasi, dan banyak aktivis meninggalkan kota untuk berperang sebagai gerilyawan bersama pasukan minoritas etnis yang telah lama berkuasa di pinggiran Myanmar.

"Ada banyak cara untuk menciptakan perdamaian di negara ini, tetapi mereka tidak memilih cara-cara itu—mereka memilih untuk mengadakan pemilu," kata Zaw Tun, seorang perwira di Pasukan Pertahanan Rakyat pro-demokrasi di wilayah Sagaing utara.

"Kami akan terus berjuang," imbuh dia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Klasemen Piala AFF U-19...
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Sejajar Vietnam
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Kisah Curacao Negara...
Kisah Curacao Negara Berpenduduk 150.000 Jiwa, Dulu Dikalahkan Timnas Indonesia Kini Tampil di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Barongsai PRJ 2026 Sedot...
Barongsai PRJ 2026 Sedot Perhatian Pengunjung, Anak-Anak Antusias Beri Angpao
Fans Jepang Punguti...
Fans Jepang Punguti Sampah Usai Jepang Imbangi Belanda 2-2
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Berita Terkini
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved