Apa Itu Somaliland yang Diakui Israel sebagai Negara Merdeka?

Minggu, 28 Desember 2025 - 06:42 WIB
loading...
Apa Itu Somaliland yang...
Somaliland, wilayah yang nemisahkan diri dari Somalia sejak 1991. Israel jadi yang pertama di dunia yang mengakui Somaliland sebagai negara merdeka. Foto/Som Tribune
A A A
HARGEISA - Israel menjadi negara pertama di dunia yang mengakui Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat. Langkah rezim Zionis ini telah memicu kemarahan negara-negara Arab.

Somaliland adalah wilayah semi-gurun yang memisahkan diri dari Somalia pada tahun 1991. Lokasinya berada di kawasan pantai Teluk Aden.

Wilayah itu mendeklarasikan kemerdekaan setelah penggulingan diktator militer Somalia, Siad Barre, pada tahun 1991. Namun, dunia internasional tidak mengakui kermedekaannya sejak itu, dan baru Israel yang mengakuinya pada hari Sabtu.

Baca Juga: Negara-negara Arab Marah pada Israel karena Akui Negara Somaliland

Somaliland memerdekakan diri menyusul perjuangan separatis di mana pasukan Siad Barre mengejar gerilyawan pemberontak di wilayah tersebut. Puluhan ribu orang tewas dan kota-kota rata dengan tanah saat itu.

Meskipun tidak diakui secara internasional, Somaliland memiliki sistem politik yang berfungsi, lembaga pemerintahan, kepolisian, dan mata uang sendiri.

Bekas protektorat Inggris ini juga terhindar dari sebagian besar kekacauan dan kekerasan yang melanda Somalia.

Profil Somaliland


Nama Resmi: Somaliland

Ibu Kota: Hargeisa

Luas: 177.000 km persegi

Populasi: 5,7 juta

Bahasa: Somalia, Arab, Inggris

Usia harapan hidup: 50 tahun

Presiden: Muse Bihi Abdi


Muse Bihi Abdi terpilih sebagai presiden pada November 2017, menggantikan Ahmed Silanyo.

Bihi telah menjabat sebagai ketua partai Kulmiye yang berkuasa sejak pendiri dan pemimpinnya, Silanyo, terpilih sebagai presiden pada tahun 2010.

Sebagai pensiunan pilot Angkatan Udara, satu-satunya jabatan pemerintahan Bihi sebelumnya adalah sebagai menteri dalam negeri Somaliland pada tahun 1990-an.

Masa jabatan pertama Presiden Bihi seharusnya berakhir pada November 2022, tetapi anggota Parlemen memperpanjangnya selama dua tahun setelah komisi pemilihan meminta penundaan karena kendala keuangan dan teknis.

Partai oposisi Waddani dan UCID mengatakan mereka tidak lagi mengakui Bihi sebagai presiden. Protes dan ketegangan atas masa jabatan presiden mengancam stabilitas relatif di Somaliland.

Timeline Somaliland

Abad ke-7

Islam mulai merambah wilayah Somaliland modern.


Abad ke-14

Kesultanan Islam di wilayah tersebut berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Ethiopia Kristen.


Tahun 1527

Kesultanan Adal memberontak melawan kekuasaan Ethiopia dan kemudian menaklukkan sebagian besar Ethiopia, sebelum dikalahkan dengan bantuan Portugal pada tahun 1543.

Tahun 1888

Inggris mendirikan protektorat Somaliland Britania melalui perjanjian dengan kesultanan setempat.

Tahun 1899

Ulama Islam Mohammed Abdullah bangkit melawan kekuasaan Inggris, kemudian mendirikan Negara Dervish, yang bertahan hingga dihancurkan oleh pasukan Inggris pada tahun 1920.

Tahun 1960

Somaliland Britania dan Somaliland Italia merdeka dan bergabung membentuk Republik Somalia.

Tahun 1991

Bekas Somaliland Britania Raya mendeklarasikan kemerdekaan sepihak sebagai Somaliland setelah penggulingan Presiden Somalia Mohamed Siad Barre, yang menjerumuskan seluruh Somalia ke dalam anarki.

Tahun 2001

Lebih dari 97% penduduk memberikan suara untuk mendukung konstitusi yang diadopsi pada tahun 1997, dalam referendum yang bertujuan untuk menegaskan kemerdekaan Somaliland yang dideklarasikan sendiri.

Tahun 2016

Somaliland merayakan 25 tahun kemerdekaan yang dideklarasikan sendiri, tetapi tetap tidak diakui.

Tahun 2024

Ethiopia dan Somaliland menandatangani nota kesepahaman yang memungkinkan Ethiopia yang terkurung daratan untuk menggunakan salah satu pelabuhan Somaliland. Somalia menggambarkan perjanjian tersebut sebagai tindakan "agresi".

Tahun 2025

Israel jadi negara pertama di dunia yang mengakui Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat, namun ditentang negara-negara Arab dan tentu saja Somalia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Urutan Mandi Wajib Setelah...
Urutan Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar agar Sah Melaksanakan Ibadah Fardhu Lagi
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Berita Terkini
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved