Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina Hampir 10 Jam Jelang Pertemuan Zelensky-Trump di AS

Minggu, 28 Desember 2025 - 06:09 WIB
loading...
A A A
Serangan hari Sabtu di Kyiv dimulai sekitar pukul 01.30 pagi waktu setempat, diawali dengan suara sirene serangan udara saat otoritas setempat memperingatkan penduduk ibu kota untuk berlindung.

"Ledakan di ibu kota," tulis Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko di Telegram. "Pasukan pertahanan udara sedang beroperasi. Tetaplah di tempat perlindungan!"

Tak lama kemudian, cahaya biru-putih yang menyeramkan berkedip di langit di sebagian kota, menunjukkan bahwa fasilitas energi mungkin telah terkena serangan. Ledakan dan gemuruh tembakan pertahanan udara terdengar sepanjang malam hingga larut pagi, ketika kepulan asap abu-abu tebal membubung di atas cakrawala Kyiv.

Angkatan Udara Ukraina mengatakan Rusia telah meluncurkan 40 rudal dan 519 drone dalam pengeboman yang berlangsung hampir 10 jam.

Petugas pemadam kebakaran bergegas memadamkan api di beberapa lokasi yang terkena serangan, termasuk asrama universitas dan gedung-gedung tinggi perumahan.

Dua petugas darurat bergelantungan di derek di luar salah satu gedung tinggi tersebut pada Sabtu siang, berpegangan pada sisa lantai empat dan lima sambil mencungkil bagian-bagian yang lepas. Sisi gedung 21 lantai itu robek, memperlihatkan struktur semen dan insulasi.

Petugas darurat bertengger dengan berbahaya di atas apa yang dulunya merupakan langit-langit lantai empat tetapi sekarang tertekuk menjadi dua dan sebagian hilang, menyekop puing-puing dari sisi gedung ke tanah di bawahnya.

Di sana, seorang pekerja kota sendirian mengisi dan mengosongkan kantong sampah hitam dengan potongan-potongan isolasi, logam, dan plastik yang berserakan di tanah, sebelum membuang puing-puing tersebut ke tumpukan yang semakin besar.

Para petugas pemadam kebakaran, salah satunya sedang makan hot dog, berbaur di trotoar, dan lalu lintas perlahan meningkat di jalan utama saat warga Kyiv melanjutkan aktivitas mereka sehari-hari.

Namun, pemadaman listrik masih memengaruhi banyak wilayah kota, dan hampir sepertiga ibu kota tanpa pemanas akibat serangan tersebut, kata Klitschko, karena suhu berada di bawah titik beku.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Klasemen Peringkat Tiga...
Klasemen Peringkat Tiga Terbaik Piala Dunia 2026: Ekuador Lolos 32 Besar
Berita Terkini
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved