Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina Hampir 10 Jam Jelang Pertemuan Zelensky-Trump di AS

Minggu, 28 Desember 2025 - 06:09 WIB
loading...
Rusia Bombardir Ibu...
Rusia bombardir Kyiv hampir 10 jam pada hari Sabtu atau sehari sebelum pertemuan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden AS Donald Trump di Florida. Foto/Layanan Darurat Negara Ukraina
A A A
KYIV - Militer Rusia telah membombardir Ibu Kota Ukraina, Kyiv, dengan gelombang rudal dan drone serang pada hari Sabtu. Serangan yang berlangsung berjam-jam itu terjadi sehari sebelum pertemuan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang akan berlangsung di Florida pada hari Minggu (28/12/2025).

Pertemuan Zelensky-Trump untuk membahas rencana mengakhiri perang Rusia-Ukraina.

Menurut pihak berwenang Kyiv, dua orang tewas dan 32 orang lainnya terluka akibat serangan Rusia.

Zelensky mengatakan serangan itu memperjelas bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin tidak serius tentang pembicaraan perdamaian.

Baca Juga: Polandia Kerahkan Jet Tempur saat Rusia Serbu Ukraina

“Perwakilan Rusia terlibat dalam pembicaraan panjang, tetapi pada kenyataannya, Kinzhal dan Shahed yang berbicara untuk mereka,” tulisnya di media sosial, menggunakan nama-nama rudal balistik dan drone serang.

“Ini adalah sikap sebenarnya dari Putin dan lingkaran dalamnya. Mereka tidak ingin mengakhiri perang dan berusaha menggunakan setiap kesempatan untuk menyebabkan Ukraina menderita lebih banyak lagi," lanjut Zelensky, seperti dikutip dari The New York Times.

Berbicara kepada wartawan pada Sabtu sore, Zelensky mengatakan bahwa serangan terhadap Kyiv menggarisbawahi perlunya dukungan berkelanjutan dari sekutu-sekutu Ukraina karena negara tersebut bergulat dengan kekurangan pertahanan udara.

Dalam perjalanannya ke Florida, Zelensky singgah di Kanada, di mana dia bertemu dengan Perdana Menteri Mark Carney dan mengatakan bahwa keduanya telah berbicara bersama dengan beberapa pemimpin Eropa.

Dengan Moskow yang meningkatkan serangan rudal dan drone, dia menjelaskan di media sosial, "Tingkat dukungan yang cukup untuk Ukraina sangat dibutuhkan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Iran Menggila! Markas...
Iran Menggila! Markas Jet Tempur F-18 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq Yordania Dibombardir
Gunung Sampah Longsor...
Gunung Sampah Longsor Timpa Puluhan Pekerja TPA, 9 Orang Tewas
Rekomendasi
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
Berita Terkini
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved