Mengapa Rusia Mengintensifkan Serangan ke Ukraina pada Akhir Tahun 2025?

Sabtu, 27 Desember 2025 - 20:30 WIB
loading...
A A A
Sejak perang dimulai pada Februari 2022, Ukraina terus berada di antara lima pengekspor gandum dan jagung terbesar di dunia – sebagian besar melalui Odesa.

Dengan menargetkan fasilitas pengiriman Odesa dengan rudal dan drone, kata para pejabat Ukraina, Putin bertujuan untuk menghancurkan infrastruktur perdagangan dan bisnis Ukraina.

Zelenskyy, yang sebelumnya menuduh Rusia "menabur kekacauan" pada penduduk Odesa, mengatakan: "Semua orang harus melihat bahwa tanpa tekanan pada Rusia, mereka tidak berniat untuk benar-benar mengakhiri agresi mereka."

5. Merusak Pasar Ekspor Ukraina

Jika pelabuhan Odesa rusak parah, dampak ekonomi bagi Ukraina akan sangat besar. Kota dan daerah sekitarnya akan mengalami kehilangan pekerjaan besar-besaran di industri pengiriman dan logistik, yang akan sangat menekan pendapatan lokal. Sementara itu, bisnis yang bergantung pada pelabuhan akan goyah dan investasi akan menurun.

Secara nasional, kapasitas ekspor Ukraina akan terpukul keras. Sebagai gerbang utama untuk gandum dan komoditas lainnya, gangguan di sana akan meningkatkan biaya transportasi, memperlambat pengiriman, dan mengurangi volume ekspor, mencekik pendapatan devisa dan menambah tekanan pada hryvnia, mata uang Ukraina.

Di tempat lain, petani akan menderita akibat harga yang lebih rendah untuk hasil panen mereka serta hambatan penyimpanan dengan efek domino di seluruh perekonomian pedesaan. Pemerintah juga akan kehilangan pendapatan bea cukai tepat ketika biaya rekonstruksi akan meningkat, melemahkan ketahanan ekonomi negara secara keseluruhan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Brutal, Pasukan Israel...
Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas
Rekomendasi
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved