Dukung Penembakan Massal ke Kaum Yahudi, Pria Australia Ini Ditangkap
Rabu, 24 Desember 2025 - 17:25 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengatakan bahwa ia adalah seorang yang mempersiapkan diri menghadapi kiamat, dan bahwa yang disebut "bahan pembuatan bom" sebenarnya adalah bahan untuk menyalakan api.
"Saya tidak bermaksud untuk melukai siapa pun," katanya.
Komisaris Polisi Australia Barat, Col Blanch, mengatakan kepada media bahwa penyelidikan mereka masih dalam tahap awal, tetapi tidak ada "catatan kekhawatiran sebelumnya terhadap individu ini".
Glynn, mantan pekerja tambang, ditolak jaminannya dan akan kembali menghadapi pengadilan pada tanggal 3 Februari.
Penangkapannya terjadi ketika negara bagian New South Wales mengesahkan undang-undang pengendalian senjata api baru setelah debat panjang yang berakhir sekitar pukul 03:00 waktu setempat pada hari Rabu (16:00 GMT Selasa).
Undang-undang baru tersebut, yang dirancang sebagai tanggapan terhadap penembakan Bondi, memperketat peraturan tentang siapa yang dapat memiliki senjata api dan memberi polisi lebih banyak wewenang untuk melarang demonstrasi jalanan.
"Saya tidak bermaksud untuk melukai siapa pun," katanya.
Komisaris Polisi Australia Barat, Col Blanch, mengatakan kepada media bahwa penyelidikan mereka masih dalam tahap awal, tetapi tidak ada "catatan kekhawatiran sebelumnya terhadap individu ini".
Glynn, mantan pekerja tambang, ditolak jaminannya dan akan kembali menghadapi pengadilan pada tanggal 3 Februari.
Penangkapannya terjadi ketika negara bagian New South Wales mengesahkan undang-undang pengendalian senjata api baru setelah debat panjang yang berakhir sekitar pukul 03:00 waktu setempat pada hari Rabu (16:00 GMT Selasa).
Undang-undang baru tersebut, yang dirancang sebagai tanggapan terhadap penembakan Bondi, memperketat peraturan tentang siapa yang dapat memiliki senjata api dan memberi polisi lebih banyak wewenang untuk melarang demonstrasi jalanan.
(ahm)
Lihat Juga :