Dukung Penembakan Massal ke Kaum Yahudi, Pria Australia Ini Ditangkap

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:25 WIB
loading...
Dukung Penembakan Massal...
Martin Glynn mendukung penembakan massal ke kaum Yahudi di Pantai Bondi. Foto/X/@senatorbabet
A A A
SYDNEY - Polisi menemukan beberapa senjata api, persediaan amunisi, dan daftar belanja bahan bom di rumah seorang pria Australia Barat, Martin Glynn, yang ditangkap setelah menyatakan dukungan kepada para penyerang Bondi.

Martin Glynn, 39, muncul di pengadilan Perth pada hari Rabu dengan dakwaan pelecehan rasial, kepemilikan senjata terlarang, dan kegagalan menyimpan senjata api dengan benar.

Jaksa penuntut menduga bendera Hamas dan Hizbullah, keduanya dinyatakan sebagai kelompok teroris oleh Australia, ditemukan selama penggerebekan polisi yang dipicu oleh informasi dari masyarakat.

Dalam sebuah pernyataan, Perdana Menteri Anthony Albanese mengatakan "tidak ada tempat di Australia untuk antisemitisme, kebencian, dan ideologi kekerasan".

Melansir BBC, pengadilan mendengar bahwa Glynn mengunggah postingan di Instagram hanya beberapa jam setelah dua pria bersenjata membunuh 15 orang dalam serangan yang ditargetkan pada acara Hanukkah di Pantai Bondi, Sydney, pada 14 Desember untuk mendukung tindakan mereka.

Baca Juga: 11 Miliarder Paling Aneh di Dunia, Salah Satunya Tak Punya Rumah karena Selalu Berkeliling Dunia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Aneh tapi Nyata, Anjing...
Aneh tapi Nyata, Anjing Menembak Seorang Wanita di AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
2 Ganda Putra Indonesia...
2 Ganda Putra Indonesia Ditarik dari Australian Open 2026
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka
Rekomendasi
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Berita Terkini
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Infografis
Ini Keunikan Katak Tertawa...
Ini Keunikan Katak Tertawa yang Masuk Daftar Fauna Australia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved