Israel Ngotot Tidak Akan Pernah Meninggalkan Gaza

Rabu, 24 Desember 2025 - 06:46 WIB
loading...
Israel Ngotot Tidak...
Menhan Israel, Israel Katz. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Menteri Pertahanan Israel Katz menegaskan Israel “tidak akan pernah meninggalkan Gaza”. Pernyataan itu muncul saat menanggapi gagasan untuk membangun kembali pemukiman ilegal di wilayah Palestina tersebut.

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras yang meluas, mendorong Katz sedikit menarik kembali pernyataannya.

Menteri tersebut menyampaikan pernyataan itu pada hari Selasa (23/12/2025) saat berpartisipasi dalam upacara peresmian 1.200 rumah baru di pemukiman Beit El di Tepi Barat yang diduduki.

Dalam pidatonya, Katz berjanji membangun kembali pemukiman di Gaza utara yang ditinggalkan Israel pada tahun 2005.

“Kita berada jauh di dalam Gaza, dan kita tidak akan pernah meninggalkan Gaza, tidak akan ada hal seperti itu,” katanya.

“Ketika waktunya tiba, kita akan membangun pos terdepan Nahal di Gaza utara sebagai pengganti komunitas yang telah dipindahkan,” tambah Katz.

Menteri tersebut merujuk pada jenis pos terdepan militer-pertanian yang didirikan oleh pasukan negara itu di Israel dan wilayah yang diduduki Israel sepanjang paruh kedua abad ke-20.

Sebagian besar pos terdepan tersebut akhirnya diubah menjadi pemukiman sipil permanen.

Pernyataan menteri pertahanan tersebut bertentangan dengan kebijakan yang diungkapkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang berulang kali mengatakan Israel tidak memiliki rencana memukimkan kembali Gaza.

Pernyataannya juga bertentangan dengan rencana perdamaian Presiden Donald Trump, yang telah mendorong pihak-pihak yang bertikai untuk memasuki gencatan senjata yang rapuh.

Fase-fase selanjutnya dari rencana AS membayangkan Israel menarik diri dari wilayah Palestina dan secara eksplisit menyatakan, "Israel tidak akan menduduki atau mencaplok Gaza."

Pernyataan menteri tersebut telah menuai kritik dari berbagai pihak, yang menuduh Katz membuat pernyataan yang menghasut pada saat yang "kritis" bagi keamanan nasional negara dan mengabaikan mitra internasional.

“Sementara pemerintah dengan satu tangan mendukung rencana Trump, dengan tangan lainnya mereka menjual dongeng tentang inti pemukiman terisolasi di Jalur Gaza,” tulis mantan kepala staf Gadi Eisenkot di X.

Reaksi keras tersebut mendorong Katz untuk sedikit menarik kembali pernyataannya, dengan kantornya menyatakan, “Pemerintah tidak memiliki niat untuk mendirikan pemukiman di Jalur Gaza,” dan menegaskan komentar tersebut dibuat “semata-mata dalam konteks keamanan.”

Baca juga: Imam Besar Al-Azhar Ungkap Palestina Capai Tingkat Ketidakadilan yang Tak Memungkinkan Netralitas
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved