Imam Besar Al-Azhar Ungkap Palestina Capai Tingkat Ketidakadilan yang Tak Memungkinkan Netralitas

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:30 WIB
loading...
Imam Besar Al-Azhar...
Imam Besar Al-Azhar Ahmed Al-Tayeb. Foto/anadolu
A A A
KAIRO - Al-Azhar, badan keilmuan Islam terkemuka dan lembaga keagamaan terbesar di Mesir, mengatakan perjuangan Palestina mencapai tingkat ketidakadilan yang tidak memungkinkan netralitas. Pernyataan itu ditegaskan Imam Besar Al-Azhar Ahmed Al-Tayeb, selama pertemuan di Kairo pada hari Senin (22/12/2025).

Berbicara saat menerima Duta Besar Italia untuk Mesir, Agostino Palese, di markas besar Al-Azhar, Al-Tayeb mengatakan situasi di Palestina melibatkan tingkat ketidakadilan dan agresi yang serius.

Ia mengatakan hal itu merupakan pelanggaran nyata terhadap nilai-nilai peradaban, agama, kemanusiaan, dan moral, di tengah pertumpahan darah yang terus berlanjut, pembunuhan anak-anak, dan kejahatan yang setara dengan genosida.

Al-Tayeb mengatakan, “Apa yang terjadi tidak dapat digambarkan sebagai perang, melainkan sebagai agresi dan genosida yang dilakukan tentara pendudukan yang dilengkapi dengan senjata terbaru terhadap rakyat yang tidak bersenjata.”

Ia menambahkan, “Kita telah kehilangan banyak martir dalam agresi yang tidak adil ini, dan kita sangat berduka atas darah anak-anak dan perempuan. Namun, entitas pendudukan dan mereka yang mendukungnya juga telah kalah, setelah sifat aslinya terungkap kepada opini publik global.”

Imam Besar mengatakan situasi internasional sedang menyaksikan pergeseran yang nyata, setelah bertahun-tahun dunia menerima narasi penjajah karena propaganda palsu dan pengaruh media yang kuat.

Ia mengatakan orang-orang di negara-negara Barat telah turun ke jalan untuk mengutuk pembunuhan di Gaza, menggambarkan pendudukan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas beberapa kejahatan terburuk terhadap kemanusiaan, yang menyebabkan penurunan dukungan rakyat.

Al-Tayeb juga memuji para pekerja pelabuhan Italia yang menolak memuat kapal dengan senjata yang akan digunakan untuk membunuh warga sipil di Gaza, menggambarkan tindakan mereka sebagai sikap kemanusiaan yang mencerminkan hati nurani yang hidup dan kemanusiaan sejati.

Baca juga: Hancurkan Tekanan Barat, Indonesia Bersatu dengan Negara-negara Eurasia
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
Diiringi Tanjidor, Pramono...
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Berita Terkini
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved