Azerbaijan Ragu Gabung Pasukan Internasional Gaza, Apa Alasannya?
Selasa, 23 Desember 2025 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Pasukan tersebut akan bertugas menjaga keamanan di Gaza, melakukan demiliterisasi wilayah tersebut, dan melatih pasukan polisi Palestina untuk masa depan.
AS telah menargetkan untuk memulai operasi pasukan tersebut sekitar awal tahun baru.
Sumber yang mengetahui negosiasi tersebut mengatakan kepada Middle East Eye awal bulan ini bahwa penolakan Israel untuk menerima pasukan Turki di Gaza membuat mitra seperti Azerbaijan, Pakistan, Arab Saudi, dan Indonesia patah semangat.
Komando Pusat AS, yang telah ditugaskan mengoordinasikan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza dan pembentukan pasukan tersebut, mengadakan pertemuan puncak di Doha awal bulan ini.
Pertemuan tersebut mengundang sejumlah besar negara tetapi mengecualikan Turki atas permintaan Israel.
Raja Abdullah dari Yordania mengatakan dalam wawancara dengan BBC pada akhir Oktober bahwa Yordania tidak akan mengirim pasukan ke Gaza.
Seorang pejabat senior dari Uni Emirat Arab (UEA) juga mengatakan pada bulan November bahwa akan sulit bagi negara tersebut untuk bergabung saat ini.
Para pejabat Turki, yang berbicara secara anonim karena sensitivitas subjek tersebut, mengatakan kepada MEE bahwa belum ada keputusan akhir yang dibuat mengenai partisipasi Turki dalam pasukan tersebut.
Jadwal yang Tertunda
AS telah menargetkan untuk memulai operasi pasukan tersebut sekitar awal tahun baru.
Sumber yang mengetahui negosiasi tersebut mengatakan kepada Middle East Eye awal bulan ini bahwa penolakan Israel untuk menerima pasukan Turki di Gaza membuat mitra seperti Azerbaijan, Pakistan, Arab Saudi, dan Indonesia patah semangat.
Komando Pusat AS, yang telah ditugaskan mengoordinasikan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza dan pembentukan pasukan tersebut, mengadakan pertemuan puncak di Doha awal bulan ini.
Pertemuan tersebut mengundang sejumlah besar negara tetapi mengecualikan Turki atas permintaan Israel.
Raja Abdullah dari Yordania mengatakan dalam wawancara dengan BBC pada akhir Oktober bahwa Yordania tidak akan mengirim pasukan ke Gaza.
Seorang pejabat senior dari Uni Emirat Arab (UEA) juga mengatakan pada bulan November bahwa akan sulit bagi negara tersebut untuk bergabung saat ini.
Para pejabat Turki, yang berbicara secara anonim karena sensitivitas subjek tersebut, mengatakan kepada MEE bahwa belum ada keputusan akhir yang dibuat mengenai partisipasi Turki dalam pasukan tersebut.
Lihat Juga :