5 Perang Minyak yang Mengubah Sejarah Dunia

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:30 WIB
loading...
A A A
Tentara Irak tidak kesulitan menyingkirkan tetangganya yang kecil itu, tetapi invasi tersebut dengan cepat membuat Irak berselisih dengan Amerika Serikat, yang sebenarnya telah mendukung Irak selama Perang Iran-Irak. Meskipun ada ultimatum PBB untuk menarik diri dari Kuwait, Saddam Hussein menolak untuk bergeming.

Hasilnya adalah 500.000 tentara AS di Arab Saudi, serangan kilat yang dipimpin Amerika dalam Operasi Badai Gurun, dan kehancuran kekuatan militer Irak. Irak sebelumnya merupakan salah satu kekuatan besar di dunia Arab; upaya Saddam Hussein untuk mendapatkan minyak membuatnya hancur dan terisolasi.

5. Perang AS di Irak

Apakah—atau lebih tepatnya, sejauh mana—perang AS dengan Irak pada tahun 1991 dan 2003 dimotivasi oleh minyak akan diperdebatkan selama bertahun-tahun. Namun, bahkan sejauh mana ada alasan lain untuk intervensi militer besar-besaran di Teluk Persia, sulit dipercaya bahwa Amerika akan mengirimkan setengah juta pasukan jika Nigeria menyerang Kamerun.

Kehadiran pasukan Amerika di Arab Saudi membantu memicu kebangkitan Osama bin Laden, Al Qaeda, dan akhirnya 9/11. Biaya penuh invasi AS ke Irak pada tahun 2003 akan dibayar oleh wajib pajak Amerika selama beberapa dekade.

Bagi para pemimpin Amerika, dan banyak orang lain sepanjang sejarah, harga minyak memang terbukti lebih tinggi daripada yang dapat dibayangkan siapa pun.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!
Rekomendasi
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Berita Terkini
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved