Putin Bersumpah Tidak Akan Ada Lagi Perang, tapi Ada Syaratnya

Sabtu, 20 Desember 2025 - 20:30 WIB
loading...
A A A
Meskipun "Direct Line" sebagian besar telah diatur, beberapa komentar kritis dari publik muncul di layar besar, termasuk satu yang menyebut acara itu sebagai "sirkus", yang lain mengeluhkan pemadaman internet, dan satu yang menyoroti kualitas air keran yang buruk. Pemadaman internet seluler telah disalahkan oleh pihak berwenang pada serangan pesawat tak berawak Ukraina.

Putin juga membahas perekonomian Rusia yang goyah, dengan harga yang naik, pertumbuhan yang menurun, dan PPN naik dari 20 menjadi 22% pada 1 Januari. Salah satu pesan kepada presiden berbunyi: "Hentikan kenaikan harga yang gila-gilaan untuk semuanya!"

Kremlin secara rutin menggunakan acara akhir tahun untuk menyoroti ketahanan ekonomi dan, saat Putin berbicara, bank sentral Rusia mengumumkan penurunan suku bunga menjadi 16%.

Isu-isu kebijakan luar negeri bercampur dengan renungan tentang tanah air, pujian untuk bisnis lokal, harga ikan, dan pentingnya memperhatikan para veteran.

Baca Juga: 10 Negara yang Menampilkan Burung dan Hewan di Bendera Nasional

2. Siap Akhiri Perang Ukraina

Namun, isu perang skala penuh di Ukraina yang hampir berlangsung selama empat tahun tidak pernah jauh dan seringkali menjadi latar belakang dari banyak pertanyaan.

Putin kembali mengklaim "siap dan bersedia" untuk mengakhiri perang di Ukraina "secara damai" tetapi tidak menunjukkan tanda-tanda kompromi.

Ia mengulangi penegasannya tentang prinsip-prinsip yang telah diuraikannya dalam pidato Juni 2024, ketika ia menuntut agar pasukan Ukraina meninggalkan empat wilayah yang sebagian diduduki Rusia dan agar Kyiv menghentikan upayanya untuk bergabung dengan NATO.

Yang utama di antara tuntutan Rusia adalah kendali penuh atas Donbas timur Ukraina, termasuk sekitar 23% wilayah Donetsk yang belum dapat diduduki Rusia.

Putin berpendapat bahwa pasukan Rusia sedang maju di garis depan di Ukraina dan ia mengejek kunjungan Volodymyr Zelensky ke garis depan di Kupiansk pekan lalu, ketika pemimpin Ukraina tersebut mampu membantah klaim Rusia bahwa mereka telah merebut kota itu.

3. Dukung Pemilu di Ukraina

Putin juga menuntut pemilihan umum baru di Ukraina untuk dimasukkan dalam proposal perdamaian yang diajukan Presiden AS Donald Trump sebagai bagian dari upayanya untuk mengakhiri konflik. Pada konferensi persnya, Putin menawarkan untuk menghentikan pengeboman Ukraina ketika pemungutan suara berlangsung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
Putin Ragu Drone Rusia...
Putin Ragu Drone Rusia Serang Negara NATO, Presiden Rumania Sodorkan Bukti
Rumor Putin Gunakan...
Rumor Putin Gunakan Pemeran Pengganti Muncul Lagi usai Wakil PM Rusia Salah Sebut Namanya
AS MAKIN KELABAKAN!...
AS MAKIN KELABAKAN! Putin dan Xi Jinping Sepakati Proyek 'Power of Siberia'
1 Anggota Pasukan Perdamaian...
1 Anggota Pasukan Perdamaian PBB Tewas, 2 Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon
Iran Serang Bandara...
Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan
Rekomendasi
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Infografis
27 Negara Peringatkan...
27 Negara Peringatkan Warganya, Perang Dunia III Akan Terjadi?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved