Bahrain, UEA dan Israel Teken Perjanjian Damai di Gedung Putih

Rabu, 16 September 2020 - 01:57 WIB
loading...
Bahrain, UEA dan Israel...
Bendera nasional Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Israel dipajang di sebuah area di Netanya, Israel, 14 September atau menjang penandatanganan perjanjian damai. Foto/REUTERS/Nir Elias
A A A
WASHINGTON - Perwakilan Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel telah berkumpul di Gedung Putih, Selasa (15/9/2020) waktu setempat untuk menandatangani perjanjian damai "Abraham Accords".

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang bertindak sebagai saksi dan perantara, berharap lebih banyak negara Timur Tengah untuk bergabung dalam perjanjian damai dengan Israel. (Baca: Daftar 4 Negara Arab dalam Pelukan Israel, yang Terbaru Bahrain )

Upacara penandatanganan berlangsung di South Lawn Gedung Putih. Itu merupakan contoh pertama negara-negara Arab yang menjalin hubungan dengan negara Yahudi itu sejak Yordania melakukannya pada 1994.

Terobosan pertama datang dari UEA pada 13 Agustus, diikuti Bahrain pada 11 September. Menteri luar negeri kedua negara, serta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, telah berada di Gedung Putih untuk menandatangani draft "Abraham Accords".

"Kami di sini sore ini untuk mengubah jalannya sejarah," kata Trump pada pembukaan upacara penandatanganan. "Setelah beberapa dekade perpecahan dan konflik, kami menandai fajar Timur Tengah baru," ujarnya, seperti dikutip Russia Today, Rabu (16/9/2020). (Baca: Bahrain Ikuti Jejak UEA Normalisasi Hubungan dengan Israel )

Selain perjanjian bilateral, ketiga negara menandatangani "Abraham Accords" dengan AS sebagai pengamat, dengan harapan negara-negara Arab dan Muslim lainnya di kawasan juga akan bergabung. Trump sendiri telah menyindir kemungkinan tersebut, dengan mengatakan AS memiliki lima negara tambahan yang akan menyusul. Namun, dia tidak akan menyebutkan satu pun dari kelima negara tambahan tersebut.

Berbicara di Gedung Putih, Netanyahu memuji Trump, dan berterima kasih padanya. "Karena bergabung dengan kami dalam membawa harapan bagi semua anak Abraham," ujarnya merujuk pada sosok Nabi Ibrahim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Israel Larang Wartawan...
Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit
Rekomendasi
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved