Netanyahu Umumkan Persetujuan Kesepakatan Gas Rp585 Triliun dengan Mesir

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:30 WIB
loading...
Netanyahu Umumkan Persetujuan...
Pemandangan anjungan pengolahan gas di ladang gas alam Leviathan Israel seperti yang terlihat dari Cagar Alam Pantai Dor Habonim. Foto/Flash90
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan pemerintahnya telah menyetujui kesepakatan gas alam besar dengan Mesir senilai sekitar USD35 miliar (Rp585 triliun). Dia menggambarkannya sebagai kesepakatan terbesar dalam sejarah Israel dalam hal nilai dan volume ekspor.

Saluran 14 Israel mengutip Netanyahu yang mengatakan kesepakatan gas dengan Mesir merupakan "pencapaian ekonomi dan strategis".

Berdasarkan perjanjian tersebut, gas alam akan diekspor dari ladang yang diduduki Israel, terutama ladang Leviathan, ke Mesir selama bertahun-tahun dan dalam jumlah besar.

Ini menandai perubahan yang jelas dari tahun-tahun sebelumnya, ketika Mesir mencapai swasembada relatif dalam gas alam dan bahkan mengekspornya pada waktu-waktu tertentu.

Terlepas dari pengumuman Israel, pemerintah Mesir belum mengeluarkan pernyataan resmi apa pun yang mengkonfirmasi detail kesepakatan atau menjelaskan persyaratannya, termasuk harga, volume, durasi kontrak, atau mekanisme pelaksanaannya. Hal ini telah menimbulkan pertanyaan luas di kalangan ekonom dan media.

Beberapa pengamat mengatakan pengumuman sepihak oleh Israel mencerminkan sensitivitas domestik di Mesir terkait masalah ini, di tengah perdebatan publik yang berulang tentang impor gas dari Israel dan dampaknya terhadap keamanan energi dan kedaulatan ekonomi.

Baca juga: Hotel Jepang Tolak Reservasi dari Warga Israel karena Tindakan pada Rakyat Palestina
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Ngamuk! Iran Gempur...
Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Armada Ke-5 AS di Bahrain, Tembak Jatuh Drone MQ-9
Rekomendasi
Dirjen Imigrasi Ungkap...
Dirjen Imigrasi Ungkap Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved