Warga Indonesia Ini Dapat Penghargaan dari Kepolisian Inggris karena Ungkap Kejahatan Serius

Kamis, 18 Desember 2025 - 10:44 WIB
loading...
Warga Indonesia Ini...
Mahasiswa asal Indonesia, Romaito Azhar, mendapat penghargaan resmi dari Kepolisian Kerajaan Inggris atas perannya dalam membantu kepolisian mengungkap kasus kejahatan serius. Foto/Dokumentasi Romaito Azhar
A A A
HOVE - Seorang mahasiswa asal Indonesia bernama Romaito Azhar S.I.Kom., M.Sc, mendapat penghargaan resmi dari Kepolisian Kerajaan Inggris atas perannya dalam membantu kepolisian mengungkap kasus kejahatan serius. Azhar ikut dalam penyelidikan terhadap kasus penculikan, pemerkosaan, dan dugaan pembunuhan berantai yang melibatkan tiga pelaku.

Penghargaan itu diserahkan pada Rabu (17/12/2025) waktu setempat.

Peran Azhar dalam membantu polisi bermula pada Agustus 2024 ketika dia melihat seorang perempuan diseret paksa masuk ke dalam mobil di kawasan Hove. Tanpa ragu, Azhar bertindak. Dia membantu menarik korban keluar dari kendaraan yang belakangan diketahui merupakan mobil hasil penjarahan yang digunakan para pelaku.

Baca Juga: Update Tragedi Kebakaran Hong Kong: Jumlah WNI Meninggal Jadi 9 Orang, 3 Luka

Dia lalu mengawal korban hingga berada di tempat aman dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

“Waktu itu pukul 02.00 (dini hari), saya jalan menuju rumah sambil menelepon ibu saya, karena waktu Indonesia masih sore. Tiba-tiba saya lihat perempuan ditarik paksa masuk ke dalam mobil. Saya matikan telepon dan langsung saya rekam pakai ponsel,” kata Azhar, mengenang kejadian 2024 lalu.

Tindakan cepat itu menjadi titik awal terbukanya rangkaian kejahatan serius. Informasi yang diberikan Azhar membantu polisi menyusun kronologi dan mengarah pada penangkapan tiga pelaku. Polisi menilai kesaksiannya sangat menentukan.

Chief Constable Jo Shinner menyebut kontribusi Azhar sebagai faktor penting yang mempercepat penyelidikan dan mencegah kemungkinan munculnya korban lain.

Peran Azhar tidak berhenti di lokasi kejadian. Dia juga beberapa kali hadir di Pengadilan Mahkota Inggris untuk memberikan keterangan, di tengah kesibukannya menjalani studi dan tekanan psikologis sebagai saksi kunci.

Selain itu, latar belakang Azhar menarik perhatian publik. Dia merupakan anak dari Hefrina, pedagang kantin di SMAN 3 Kota Duri, Riau. Ayahnya bekerja sebagai karyawan kontrak. Saat menempuh pendidikan S1 di UIN Suska Riau, Azhar mengandalkan dukungan dan kerja keras kedua orang tuanya.

Kesungguhan itu membawanya meraih beasiswa untuk melanjutkan studi ke University of Stirling. Di Inggris, dia justru menghadapi ujian yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya.

Penghargaan dari Kepolisian Kerajaan Inggris diserahkan dalam sebuah acara resmi yang dihadiri High Sheriff West Sussex, Timothy Fooks. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan kepedulian Azhar terhadap keselamatan publik.

Kisah Azhar menunjukkan bahwa keberanian sipil bisa datang dari siapa saja. Dari anak pedagang kantin di Kota Duri, ia berdiri di ruang sidang Inggris, membantu menegakkan keadilan dan melindungi sesama, bahkan jauh dari tanah air.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Tragis! 5 Orang Sekeluarga...
Tragis! 5 Orang Sekeluarga Tewas Disambar Petir
Rekomendasi
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
Bukan Indonesia, Trump...
Bukan Indonesia, Trump Minta Pindahkan Warga Gaza ke Negara ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved