Muslim Sydney Tolak Makamkan Jenazah Pelaku Penembakan Massal Pantai Bondi

Senin, 15 Desember 2025 - 15:33 WIB
loading...
Muslim Sydney Tolak...
Komunitas Muslim Sydney menolak menerima atau pun memakamkan jenazah salah satu pelaku penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, Australia. Foto/via NDTV
A A A
SYDNEY - Para pemimpin Muslim Sydney mengatakan mereka akan menolak untuk melakukan upacara pemakaman Islam atau menerima jenazah pelaku penembakan massal di Pantai Bondi. Mereka mengecam serangan tersebut sebagai "tindakan barbar dan kriminal".

Berbicara kepada news.com.au, tokoh terkemuka komunitas Islam Sydney, Dr Jamal Rifi, mengatakan, “Kami tidak menganggap mereka [para pelaku] sebagai bagian dari Islam atau sebagai Muslim."

“Apa yang telah mereka lakukan tidak dapat dibenarkan oleh siapa pun dari kami dan itu membunuh warga sipil yang tidak bersalah. Kami tahu ini adalah ayat dalam kitab suci kami: membunuh warga sipil yang tidak bersalah sama dengan membunuh seluruh umat manusia,” katanya.

Baca Juga: Ini Ahmed Al Ahmed, Muslim Pahlawan yang Berani Melawan Penembak Massal Pantai Bondi

Saat ini, hanya pelaku penembakan yang lebih tua, Sajid Akram (50), yang telah dipastikan tewas dalam baku tembak dengan polisi. Sedangkan satu pelaku lagi, Naveed Akram (24)—putra Sajid Akram—masih ditahan polisi di rumah sakit dengan kondisi terluka parah.

Penembakan massal oleh ayah dan anak asal Pakistan itu menewaskan 15 orang. Dengan tewasnya Sajid Akram, total 16 orang tewas dalam tragedi ini. Penembakan massal ini dinyatakan pemerintah Australia sebagai serangan teroris.

Rifi membandingkan penembakan massal di Pantai Bondi dengan pengepungan kafe Lindt tahun 2014, yang menyebabkan tiga kematian termasuk pelaku dan juga ditetapkan sebagai insiden terorisme.

“Ketika pelaku meninggal, kami ditanya [apakah kami akan menerima jenazahnya],” kata Rifi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Aldi Taher Ungkap Rahasia...
Aldi Taher Ungkap Rahasia Rezeki Lancar, Kuncinya Muliakan Ibu dan Rajin Salat
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
KPK Cecar Maruf Cahyono...
KPK Cecar Ma'ruf Cahyono terkait Penerimaan Uang selama Jabat Sekjen MPR
Berita Terkini
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved