Muslim Sydney Tolak Makamkan Jenazah Pelaku Penembakan Massal Pantai Bondi

Senin, 15 Desember 2025 - 15:33 WIB
loading...
A A A
“Ini berdampak pada semua orang, termasuk kami di komunitas Muslim. Saya akan mengatakan bahwa perasaan yang kami rasakan kemarin, hari ini, dan untuk saat ini, sama dengan apa yang kami rasakan selama pembantaian Christchurch. Dan apa yang terjadi kemarin, itu adalah pembantaian yang biadab," imbuh dia.

Rifi mengatakan dalam dua tahun terakhir kohesi sosial telah melemah dan terkikis karena retorika yang menghasut, dan bahwa para pelaku ingin membunuh banyak orang yang tidak bersalah, tetapi dalam prosesnya, mereka juga ingin semakin melemahkan kohesi sosial.

“Sayangnya, mereka berhasil dalam upaya pertama, tetapi kita perlu bekerja sebaik mungkin dan setiap individu harus mampu memainkan peran positifnya, agar para pelaku tidak mencapai tujuan yang lebih merusak dalam kohesi sosial kita sebagai bangsa secara keseluruhan," katanya.

Rifi juga meluangkan waktu untuk memuji kepahlawanan seorang saksi mata yang merebut senjata dari salah satu pelaku, yang ditembak dua kali dalam proses tersebut dan kemudian terungkap sebagai seorang Muslim. Saksi mata yang bertindak heroik itu adalah Ahmed Al Ahmed.

“Sejujurnya, dimensi itu luar biasa. Maksud saya, siapa pun bisa melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan pria ini. Fakta bahwa dia juga beragama Islam," ujarnya.

“Ini sebenarnya mengirimkan pesan bahwa hal-hal yang mengikat kita sebagai manusia, hal-hal yang mengikat kita sebagai warga negara dari negara besar ini, jauh lebih kuat daripada tindakan orang-orang kriminal dan teroris ini serta ideologi mereka yang menyimpang.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Trump Murka Google Didenda...
Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!
Rekomendasi
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved