Ukraina Bersedia Batal Gabung NATO dengan Imbalan Jaminan Keamanan Barat

Senin, 15 Desember 2025 - 10:47 WIB
loading...
Ukraina Bersedia Batal...
Presiden Volodymyr Zelensky menyatakan Ukraina bersedia batalkan upayanya gabung NATO, namun imbalannya harus dapat jaminan keamanan Barat. Foto/X @ZelenskyyUa
A A A
KYIV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan kesediaannya untuk membatalkan upaya negaranya bergabung dengan NATO. Namun, imbalannya Kyiv harus mendapatkan jaminan keamanan dari Barat.

Meski demikian, Zelensky tetap menolak desakan Amerika Serikat (AS) untuk menyerahkan wilayah-wilayahnya kepada Rusia.

Sikap Zelensky itu disampaikan sesaat sebelum pembicaraan dengan utusan AS tentang mengakhiri perang Rusia-Ukraina pada hari Minggu.

Baca Juga: Zelensky Selfie di Kupiansk, Kota Ukraina yang Diklaim Telah Direbut Rusia

Zelensky duduk bersama utusan khusus Presiden AS Donald Trump; Steve Witkoff, dan menantu Trump; Jared Kushner. Pemimpin Ukraina itu mem-posting foto meja perundingan dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz duduk di sebelahnya menghadap delegasi AS.

Menanggapi pertanyaan wartawan dalam klip audio di obrolan grup WhatsApp sebelum pembicaraan, Zelensky mengatakan bahwa karena AS dan beberapa negara Eropa telah menolak upaya Ukraina untuk bergabung dengan NATO, Kyiv mengharapkan Barat untuk menawarkan serangkaian jaminan yang serupa dengan yang ditawarkan kepada anggota aliansi.

"Jaminan keamanan ini adalah kesempatan untuk mencegah gelombang agresi Rusia lainnya," katanya. "Dan ini sudah merupakan kompromi dari pihak kami," ujarnya.

Presiden Rusia Vladimir Putin menganggap upaya Ukraina untuk bergabung dengan NATO sebagai ancaman besar bagi keamanan Moskow dan alasan untuk melancarkan invasi skala penuh pada Februari 2022.

Kremlin menuntut agar Ukraina membatalkan upaya keanggotaan aliansi tersebut sebagai bagian dari setiap kesepakatan perdamaian yang prospektif.

Zelensky menekankan bahwa jaminan keamanan apa pun harus mengikat secara hukum dan didukung oleh Kongres AS. Zelensky sekarang mengharapkan pembaruan dari timnya setelah pertemuan antara pejabat militer Ukraina dan AS di Stuttgart, Jerman.

Washington telah mencoba selama berbulan-bulan untuk menavigasi tuntutan masing-masing pihak karena Trump mendesak agar perang Rusia-Ukraina segera berakhir. Trump semakin jengkel dengan penundaan dari akhir perang.

Pencarian kemungkinan kompromi telah menemui hambatan besar, termasuk kendali atas wilayah Donetsk timur Ukraina, yang sebagian besar diduduki oleh pasukan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Usai Paksa Israel Setop...
Usai Paksa Israel Setop Serang Iran, Trump Klaim Perundingan Damai Bisa Diteken dalam 3 Hari
Rekomendasi
Prabowo Resmikan RSUD...
Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Komitmen Ingin Memodernisasi RS dalam 3 Tahun
Setujui Usulan Tambahan...
Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemhan Rp195 Triliun, Komisi I Bakal Diteruskan ke Banggar
Prabowo Komitmen Sediakan...
Prabowo Komitmen Sediakan Obat Murah Agar Bisa Diakses Masyarakat
Berita Terkini
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Infografis
Hasil Drawing Piala...
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bentrok dengan Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved