Kamboja Hanya Andalkan Mortir dan Peluncur Roket untuk Menggempur Thailand

Minggu, 14 Desember 2025 - 20:30 WIB
loading...
A A A
Pertempuran terjadi setelah upaya Trump baru-baru ini untuk membuat kedua negara berkomitmen kembali pada perjanjian damai yang disepakati pada bulan Oktober.

Namun, kedua perdana menteri telah memperjelas bahwa mereka akan terus bertempur sampai mereka yakin kedaulatan mereka aman. Tidak pasti apa yang dibutuhkan untuk itu. Kembalinya kesepakatan damai tampaknya belum akan terjadi dalam waktu dekat.

Kemudian, tentara Thailand melaporkan kematian seorang warga sipil di provinsi perbatasan Sisaket setelah Kamboja meluncurkan roket BM-21 di daerah tersebut.

Pria itu diidentifikasi sebagai Don Patchapan, 63 tahun. Pecahan roket mengenainya ketika roket mendarat di "pusat komunitas dan sekolah" di distrik Kantharalak, kata tentara.

Foto-foto yang diposting oleh militer menunjukkan kantong mayat diangkat ke dalam ambulans dan sebuah rumah yang rusak dikelilingi puing-puing.

Sebagian besar desa kosong atau hampir kosong.

Beberapa penduduk yang tersisa adalah sukarelawan yang diberi sedikit pelatihan oleh pemerintah distrik setempat dan tentara. Mereka diizinkan membawa senjata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved