Trump Janji Akan Balas Dendam karena 2 Tentaranya Tewas di Suriah

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:19 WIB
loading...
Trump Janji Akan Balas...
Tentara AS ditembaki di Suriah, Donald Trump berjanji akan membalas dendam. Foto/X/BreakingItalyNe
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump mengatakan bahwa akan ada "balas dendam yang sangat serius" setelah dua tentara AS dan satu penerjemah sipil tewas dalam penyergapan di Suriah pada hari Sabtu.

"Tiga lainnya terluka dalam serangan itu, yang dilakukan oleh seorang anggota ISIS," kata Komando Pusat AS dan Departemen Pertahanan dalam pernyataan pada hari Sabtu, dilansir CNN.

"Kami akan membalas," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih. Ia mengatakan negara itu berduka atas “kehilangan tiga patriot Amerika yang hebat” dan berdoa untuk tiga orang yang terluka, yang “tampaknya dalam keadaan cukup baik.”

Presiden mencatat kerja sama AS dengan pasukan Suriah. “Suriah, omong-omong, ikut berperang bersama kita,” kata Trump, menambahkan bahwa presiden baru Suriah “sangat terpukul dengan apa yang terjadi.”

Kantor Gubernur Iowa Kim Reynolds mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu malam bahwa para prajurit tersebut adalah anggota Garda Nasional negara bagian. Pernyataan itu mengatakan nama-nama prajurit akan dirilis pada pukul 5 sore hari Minggu. Kantor Reynolds mengatakan tiga anggota Garda Nasional Iowa lainnya terluka, dua di antaranya segera dievakuasi ke fasilitas medis.

Baca Juga: 6 Anggota NATO di Eropa yang Paling Siap Berperang Melawan Rusia

“Hati kami berat hari ini, dan doa serta belasungkawa terdalam kami bersama keluarga dan orang-orang terkasih dari prajurit kami yang gugur dalam tugas,” kata Reynolds. “Saya meminta agar semua warga Iowa bersatu dalam mendukung mereka dan mendoakan mereka selama masa yang sangat sulit ini.”

Pernyataan tersebut menyebutkan sekitar 1.800 tentara Garda Nasional Angkatan Darat Iowa mulai dikerahkan ke Timur Tengah pada akhir Mei untuk mendukung Operasi Inherent Resolve, misi AS untuk mengalahkan ISIS.

“Misi para tentara tersebut adalah untuk mendukung operasi kontra-ISIS/kontra-terorisme yang sedang berlangsung di wilayah tersebut,” tulis Sean Parnell, juru bicara utama Pentagon, dalam sebuah pernyataan pada tanggal X. Ia menambahkan bahwa nama-nama korban tewas dirahasiakan hingga keluarga terdekat diberitahu.

Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengatakan penyerang tersebut tewas oleh pasukan mitra.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Dibombardir AS, Tentara...
Dibombardir AS, Tentara Iran Tewas di Pelabuhan Jask
Ungkap Rencana Pembunuhan,...
Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran
Rekomendasi
Jarwo Kwat Kenang Temon:...
Jarwo Kwat Kenang Temon: Pelawak yang Tak Pernah Marah dan Selalu Menghibur
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Gaet Pembeli Muda, Fiat...
Gaet Pembeli Muda, Fiat Siap Hidupkan Lagi Abarth Topolino
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Senin 15 Desember: Indonesia Nyaman di Posisi 2
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved