Rusia Rusak 3 Kapal Milik Turki dalam Serangan di Pelabuhan Ukraina
Sabtu, 13 Desember 2025 - 12:26 WIB
loading...
A
A
A
Pemilik kapal, Cenk Shipping, mengkonfirmasi kapal tersebut diserang sekitar pukul 16.00 waktu setempat (14:00 GMT). Tidak ada korban jiwa di antara awak kapal, dan kerusakan pada kapal terbatas, tambahnya.
Seorang karyawan perusahaan swasta juga terluka dalam serangan terpisah di pelabuhan Odesa, di mana satu alat pemuat kargo juga rusak, Wakil Perdana Menteri Ukraina Oleksii Kuleba mengkonfirmasi.
Ia menambahkan Rusia telah menggunakan drone dan rudal balistik dalam serangan pelabuhan tersebut, yang “ditujukan pada logistik sipil dan pengiriman komersial”.
Tiga pelabuhan besar Ukraina di Laut Hitam di wilayah Odesa merupakan jalur ekonomi utama bagi Kyiv.
Pada Jumat malam, Kementerian Luar Negeri Turki mengkonfirmasi kapal tersebut telah diserang di pelabuhan Chornomorsk. Ditambahkan bahwa tidak ada laporan tentang warga negara Turki yang terluka.
Kementerian tersebut mengatakan serangan itu "memvalidasi kekhawatiran kami sebelumnya mengenai penyebaran perang yang sedang berlangsung di wilayah tersebut ke Laut Hitam, dan dampaknya terhadap keamanan maritim dan kebebasan navigasi".
"Kami menegaskan kembali perlunya pengaturan di mana, untuk mencegah eskalasi di Laut Hitam, serangan yang menargetkan keselamatan navigasi serta infrastruktur energi dan pelabuhan pihak-pihak terkait dihentikan," tambahnya.
Seorang karyawan perusahaan swasta juga terluka dalam serangan terpisah di pelabuhan Odesa, di mana satu alat pemuat kargo juga rusak, Wakil Perdana Menteri Ukraina Oleksii Kuleba mengkonfirmasi.
Ia menambahkan Rusia telah menggunakan drone dan rudal balistik dalam serangan pelabuhan tersebut, yang “ditujukan pada logistik sipil dan pengiriman komersial”.
Tiga pelabuhan besar Ukraina di Laut Hitam di wilayah Odesa merupakan jalur ekonomi utama bagi Kyiv.
Pada Jumat malam, Kementerian Luar Negeri Turki mengkonfirmasi kapal tersebut telah diserang di pelabuhan Chornomorsk. Ditambahkan bahwa tidak ada laporan tentang warga negara Turki yang terluka.
Kementerian tersebut mengatakan serangan itu "memvalidasi kekhawatiran kami sebelumnya mengenai penyebaran perang yang sedang berlangsung di wilayah tersebut ke Laut Hitam, dan dampaknya terhadap keamanan maritim dan kebebasan navigasi".
"Kami menegaskan kembali perlunya pengaturan di mana, untuk mencegah eskalasi di Laut Hitam, serangan yang menargetkan keselamatan navigasi serta infrastruktur energi dan pelabuhan pihak-pihak terkait dihentikan," tambahnya.
Lihat Juga :