Militer Thailand Ngamuk, Bombardir 5 Kasino Kamboja
Jum'at, 12 Desember 2025 - 14:46 WIB
loading...
A
A
A
Belum dapat dikonfirmasi kasino mana yang digunakan untuk operasi penipuan.
Namun, Departemen Keuangan AS tahun lalu memberikan sanksi kepada Kasino O'Smach dan pemiliknya, taipan Ly Yong Phat, atas peran mereka dalam pelanggaran hak asasi manusia serius terkait perlakuan terhadap pekerja yang diperdagangkan dan dipaksa bekerja di pusat-pusat penipuan daring.
Puluhan warga Pakistan dan Nepal dilaporkan melarikan diri dari kasino awal tahun ini, mengeluh tentang kondisi kerja yang tidak adil.
Militer Thailand mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka telah mengerahkan pesawat Saab JAS 39 Gripen untuk mengebom Royal Hill Resort di dekatnya, yang diidentifikasi sebagai pusat penipuan yang dicurigai oleh Global Initiative Against Transnational Organized Crime pada bulan Mei.
Target lain yang dilaporkan termasuk Sai Taku Resort di Chob Kokir Khang Lich di Oddar Meanchey, sebuah kasino di daerah Thmor Da di Provinsi Pursat dan sebuah kasino dekat perbatasan Chong An Ma di Provinsi Preah Vihear.
Jacob Sims, seorang peneliti tamu di Harvard University's Asia Center dan penasihat senior tentang kejahatan transnasional di Inca Digital, mengatakan bahwa sangat mungkin bahwa militer Kamboja menggunakan bangunan-bangunan tersebut.
"Sisi Kamboja sangat terbelakang dan kompleks-kompleks ini adalah infrastruktur militer yang paling layak di sepanjang perbatasan," katanya kepada ABC, Jumat (12/12/2025).
"Selain itu, koneksi patronase elite yang sama yang telah memberikan perlindungan negara kepada pemiliknya [Ly Yong Phat, Try Pheap, dan lain-lain] untuk kegiatan kriminal mereka juga menuntut/membeli loyalitas mereka untuk mendukung kepentingan militer Kamboja," paparnya.
"Pada intinya, mereka adalah patron utama CPP [Partai Rakyat Kamboja] di daerah tersebut dan masuk akal jika mereka membantu tujuan tersebut," imbuh dia.
"Juga benar bahwa penolakan global terhadap industri penipuan Kamboja merupakan kenyataan yang berguna bagi Thailand, memberikan perlindungan bagi agresi ekstrateritorialnya."
Namun, Departemen Keuangan AS tahun lalu memberikan sanksi kepada Kasino O'Smach dan pemiliknya, taipan Ly Yong Phat, atas peran mereka dalam pelanggaran hak asasi manusia serius terkait perlakuan terhadap pekerja yang diperdagangkan dan dipaksa bekerja di pusat-pusat penipuan daring.
Puluhan warga Pakistan dan Nepal dilaporkan melarikan diri dari kasino awal tahun ini, mengeluh tentang kondisi kerja yang tidak adil.
Militer Thailand mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka telah mengerahkan pesawat Saab JAS 39 Gripen untuk mengebom Royal Hill Resort di dekatnya, yang diidentifikasi sebagai pusat penipuan yang dicurigai oleh Global Initiative Against Transnational Organized Crime pada bulan Mei.
Target lain yang dilaporkan termasuk Sai Taku Resort di Chob Kokir Khang Lich di Oddar Meanchey, sebuah kasino di daerah Thmor Da di Provinsi Pursat dan sebuah kasino dekat perbatasan Chong An Ma di Provinsi Preah Vihear.
Jacob Sims, seorang peneliti tamu di Harvard University's Asia Center dan penasihat senior tentang kejahatan transnasional di Inca Digital, mengatakan bahwa sangat mungkin bahwa militer Kamboja menggunakan bangunan-bangunan tersebut.
"Sisi Kamboja sangat terbelakang dan kompleks-kompleks ini adalah infrastruktur militer yang paling layak di sepanjang perbatasan," katanya kepada ABC, Jumat (12/12/2025).
"Selain itu, koneksi patronase elite yang sama yang telah memberikan perlindungan negara kepada pemiliknya [Ly Yong Phat, Try Pheap, dan lain-lain] untuk kegiatan kriminal mereka juga menuntut/membeli loyalitas mereka untuk mendukung kepentingan militer Kamboja," paparnya.
"Pada intinya, mereka adalah patron utama CPP [Partai Rakyat Kamboja] di daerah tersebut dan masuk akal jika mereka membantu tujuan tersebut," imbuh dia.
"Juga benar bahwa penolakan global terhadap industri penipuan Kamboja merupakan kenyataan yang berguna bagi Thailand, memberikan perlindungan bagi agresi ekstrateritorialnya."
Lihat Juga :