Terungkap, Kapal Perang AS Tembak Jatuh Jet Tempur F/A-18 Amerika karena Dikira Rudal Houthi

Jum'at, 05 Desember 2025 - 11:47 WIB
loading...
A A A
Laporan itu menyatakan saat rudal permukaan-ke-udara pertama melesat ke atas dari tabung rudal USS Gettyburg, pilot dan perwira persenjataan jet pertama berasumsi bahwa senjata tersebut sedang mengejar pesawat nirawak Houthi yang tidak mereka temukan.

Mereka menyaksikan rudal itu melesat naik dan kemudian tiba-tiba berubah arah. Saat senjata itu melesat ke arah mereka, tidak ada pilihan lain selain melontarkan diri tepat sebelum rudal menghantam pesawat.

Di momen yang kacau itu, USS Gettysburg menembakkan rudal lain ke jet tempur Amerika kedua. Para penerbang di dalamnya mengeluarkan beberapa panggilan darurat. Arah rudal pun diakali.

Seorang komandan helikopter Angkatan Laut yang menyaksikan insiden tersebut mengatakan kepada para penyelidik bahwa krunya melihat rudal di atas kepala dan melihatnya menyala. Dia dan kru mengatakan tidak ada peringatan sebelum tembakan dilepaskan.

Mengenai penyebab insiden ini, investigasi komando menunjukkan serangkaian kegagalan, mulai dari kekurangan dalam proses perencanaan hingga kekurangan dalam sistem tempur USS Gettysburg, dan mencatat bahwa kelelahan kru mungkin berperan.

Pada awal penempatan, lanjut laporan investigasi, Angkatan Laut mengidentifikasi "degradasi signifikan" dalam sistem interoperabilitas inti USS Gettysburg. Masalah yang dihadapi meliputi manajemen jaringan, pengawasan dan pelaporan pelacakan, identifikasi, pelacakan bersama, keterlibatan misi, dan koordinasi persenjataan.

Selama tiga bulan pertama penempatan, USS Gettysburg dan USS Harry S Truman sering terpisah. Kapal penjelajah tersebut telah menangkis rudal dan drone Houthi sesaat sebelum insiden "friendly-fire", dan tampaknya terdapat kebingungan mengenai apakah ancaman tersebut telah berakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa Selama Periode Libur Sekolah 2026
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved