Penyelidikan Inggris: Putin Dalang Serangan Racun Ganas Novichok terhadap Eks Mata-mata Rusia!
Jum'at, 05 Desember 2025 - 10:57 WIB
loading...
A
A
A
Moskow selalu membantah terlibat, dan menganggap tuduhan tersebut sebagai propaganda anti-Rusia.
Menanggapi temuan laporan tersebut, Kedutaan Besar Rusia di London mengatakan dalam sebuah pernyataan di aplikasi Telegram bahwa duta besarnya telah mengunjungi Kementerian Luar Negeri Inggris. "Untuk menolak dengan tegas tuduhan yang tidak berdasar dan tidak masuk akal, termasuk yang ditujukan terhadap Putin," katanya.
Kedutaan juga menuduh London berusaha mengganggu proses negosiasi yang sedang berlangsung untuk penyelesaian damai atas perang Rusia-Ukraina.
Hughes mengatakan dua orang Rusia yang mengoleskan Novichok di pintu Skripal telah membuang botol berisi racun tersebut tanpa mempedulikan bahaya yang ditimbulkannya bagi orang-orang tak bersalah.
Penyelidikan itu menyimpulkan bahwa botol parfum yang terkontaminasi tersebut mengandung racun yang cukup untuk membunuh ribuan orang.
Menurut Hughes, tindakan "yang sangat sembrono" ini berarti para calon pembunuh, atasan mereka di GRU, dan mereka yang mengotorisasi serangan, hingga Putin sendiri, memikul tanggung jawab moral atas kematian Sturgess.
Polisi Inggris telah mendakwa secara in absentia tiga tersangka anggota tim pembunuh Rusia.
Pada hari Kamis, pemerintah mengumumkan sanksi baru terhadap badan GRU dan memanggil duta besar Rusia atas apa yang disebutnya sebagai "kampanye aktivitas permusuhan yang sedang berlangsung" oleh Moskow.
Menanggapi temuan laporan tersebut, Kedutaan Besar Rusia di London mengatakan dalam sebuah pernyataan di aplikasi Telegram bahwa duta besarnya telah mengunjungi Kementerian Luar Negeri Inggris. "Untuk menolak dengan tegas tuduhan yang tidak berdasar dan tidak masuk akal, termasuk yang ditujukan terhadap Putin," katanya.
Kedutaan juga menuduh London berusaha mengganggu proses negosiasi yang sedang berlangsung untuk penyelesaian damai atas perang Rusia-Ukraina.
Hughes mengatakan dua orang Rusia yang mengoleskan Novichok di pintu Skripal telah membuang botol berisi racun tersebut tanpa mempedulikan bahaya yang ditimbulkannya bagi orang-orang tak bersalah.
Penyelidikan itu menyimpulkan bahwa botol parfum yang terkontaminasi tersebut mengandung racun yang cukup untuk membunuh ribuan orang.
Menurut Hughes, tindakan "yang sangat sembrono" ini berarti para calon pembunuh, atasan mereka di GRU, dan mereka yang mengotorisasi serangan, hingga Putin sendiri, memikul tanggung jawab moral atas kematian Sturgess.
Polisi Inggris telah mendakwa secara in absentia tiga tersangka anggota tim pembunuh Rusia.
Pada hari Kamis, pemerintah mengumumkan sanksi baru terhadap badan GRU dan memanggil duta besar Rusia atas apa yang disebutnya sebagai "kampanye aktivitas permusuhan yang sedang berlangsung" oleh Moskow.
Lihat Juga :