Media Asing Soroti Banyak Kayu Gelondongan dalam Banjir Dahsyat Sumatra

Jum'at, 05 Desember 2025 - 07:39 WIB
loading...
A A A
“Masih ada bayi di sana yang membutuhkan popok, masih ada orang yang belum makan selama lima hari. Tidak ada air bersih,” kata Afil Maulana, seorang pekerja bantuan, dari Aceh utara. “Di sini sangat buruk.”

Muhammad Abdikaramllah (32), warga Banda Aceh, ibu kota Aceh, mengatakan banjir di kota asal istrinya, Langsa, melonjak hingga 4,5 meter.

“Keluarga saya bertahan hidup dengan apa pun yang mereka miliki,” katanya. “Beberapa orang memasak telur jika ada, dan jika ada daun, mereka merebusnya.”

Para pakar iklim mengatakan hujan lebat turun di Indonesia, dan baru-baru ini di Sri Lanka, karena lautan yang lebih hangat membebani badai dengan lebih banyak kelembapan. Hal ini meningkatkan kebutuhan untuk memperbaiki drainase lokal, perataan lereng, dan sistem evakuasi.

"Tema umum di seluruh Indonesia, Sri Lanka, Thailand, dan Malaysia musim ini adalah risiko yang berjenjang," ujar Roxy Mathew Koll dari Institut Meteorologi Tropis India melalui email.

"Bahkan siklon sedang pun menghasilkan hujan lebat karena lautan lebih hangat, atmosfer lebih basah, dan masyarakat tinggal di dekat tepian dalam hal pemanfaatan lahan."

Penelitian oleh Andra J Garner, pakar siklon tropis di Universitas Rowan di Glassboro, New Jersey, telah menemukan bahwa seiring menghangatnya planet, badai cenderung menguat lebih cepat di dekat banyak garis pantai di Asia Tenggara, dan kemudian bergerak lebih lambat setelah mencapai daratan.

“Hal itu memperkuat bahaya, karena sekarang ada badai dan semua dampaknya, tetapi dampak dari badai itu berlangsung lebih lama,” ujarnya. “Semakin lama Anda terpapar bahaya semacam itu, semakin besar pula bahayanya.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
50 Senator AS Dukung...
50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan
Rekomendasi
7 Lolos ke Babak 32...
7 Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Kolombia Jadi yang Terbaru
Pengacara Sony Sonjaya...
Pengacara Sony Sonjaya Sayangkan Permohonan JC Ditolak Kejagung
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved