Media Asing Soroti Banyak Kayu Gelondongan dalam Banjir Dahsyat Sumatra

Jum'at, 05 Desember 2025 - 07:39 WIB
loading...
A A A
“Saya melihatnya sendiri di lapangan, begitu banyak kayu gelondongan yang terbawa arus,” kata Walden Sitanggang, seorang pendeta dan aktivis lingkungan, dari Sumatra Utara.

“Kayu gelondongan tidak jatuh begitu saja dari langit—pasti berasal dari kegiatan penebangan di hulu," ujarnya.

Pada hari Rabu, Menteri Lingkungan Hidup Indonesia Hanif Faisol Nurofiq mengakui bahwa bencana tersebut tidak dapat semata-mata dikaitkan dengan penyebab alam. Dia menyampaikan kepada DPR bahwa sejak tahun 1990, puluhan ribu hektare hutan telah hilang dari provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Hanif mengatakan bahwa pemerintah akan mengevaluasi izin lingkungan untuk semua operasi di Batang Toru, Sumatra Utara, dan memanggil pejabat perusahaan yang bertanggung jawab atas keberadaan kayu-kayu tersebut.

Awal pekan ini, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Teuku Faisal Fathani, menyampaikan kepada anggota DPR tentang masalah lain. Badannya telah memperingatkan pemerintah daerah di Sumatra tentang Badai Senyar delapan hari sebelum siklon tersebut terbentuk sepenuhnya, dan kemudian mengeluarkan peringatan lanjutan saat badai tersebut mendekat. Namun, dia mengatakan tidak semua kepala daerah siap siaga.

Alya Galuh Rahmadya Jeanitha (29), warga Kota Lhokseumawe, Aceh, mengatakan dia tidak menerima peringatan dini apa pun. Daerah di sekitar rumahnya, katanya, mulai banjir Selasa lalu. Keesokan harinya, setelah badai menerjang daratan, air masuk ke rumahnya, dan dia beserta keluarganya terpaksa mengungsi ke dataran tinggi.

Di Sumatra Utara, hujan deras yang tak henti-hentinya hanya memberi warga waktu beberapa menit untuk bereaksi.

Henry Irawan Marpaung (44) mengatakan banjir dan tanah longsor terjadi hampir bersamaan. Dia mengaku hanya bisa bertahan hidup dengan berpegangan pada tiang di rumah mertuanya, di Kecamatan Tukka. "Saya menyaksikan dua tetangga tersapu banjir bandang," ujarnya.

Di seluruh Sumatra, lebih dari 570.000 orang kini mengungsi dari rumah mereka. Banjir telah merusak banyak jalan dan jembatan, sehingga menghambat akses ke banyak daerah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Daftar 11 Pemimpin ASEAN...
Daftar 11 Pemimpin ASEAN yang Paling Sering Bepergian ke Luar Negeri, Prabowo Nomor Satu
Ditipu, Wanita Indonesia...
Ditipu, Wanita Indonesia Ini Tidur di Toilet Malaysia untuk Bertahan Hidup
Ini Respons Netanyahu...
Ini Respons Netanyahu usai Menteri Israel Perlakukan Hina Para Aktivis Global Sumud Flotilla
Menhan Sjafrie Sangkal...
Menhan Sjafrie Sangkal Surat yang Diteken Beri Akses Udara Indonesia untuk Jet Tempur AS
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Bandara Ben Gurion Israel...
Bandara Ben Gurion Israel Rugi Rp4 Triliun gegara Jadi Tempat Parkir Puluhan Pesawat Militer AS
Rekomendasi
Fakta Menarik Piala...
Fakta Menarik Piala Dunia 2026: Italia Gagal ke Piala Dunia, tapi Serie A Penyumbang Pemain Terbanyak
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Berita Terkini
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved