4 Bukti Perang Rusia dan NATO Akan Terjadi pada 2029

Rabu, 03 Desember 2025 - 18:06 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Politikus Muslim Ini Kecam Trump yang Sebut Imigran Somalia sebagai Sampah

2. Rusia Sudah Mempersiapkan Tentara dan Teknologi Militernya

Peringatan bahwa Rusia dapat melancarkan serangan pada tahun 2029 bermula dari laporan Penilaian Ancaman Gabungan (Joint Threat Assessment-NATO) tahun 2023, yang menunjukkan bahwa dalam tiga hingga lima tahun, Rusia dapat berada dalam posisi untuk melancarkan perang skala besar.

Riset oleh lembaga penyiaran publik Jerman, WDR, menunjukkan bahwa penilaian tersebut menggunakan satelit pengintai untuk melacak aktivitas Rusia saat ini, termasuk produksi dan perekrutan, dengan sepenuhnya mengandalkan data intelijen.

"Pada tahun 2023, laporan tersebut menyimpulkan bahwa Rusia dapat mengumpulkan pasukan sebanyak 1,5 juta tentara, dengan persenjataan lengkap, dalam waktu lima tahun - paling lambat tahun 2028 - dan melancarkan serangan semacam itu," jelas pakar keamanan Profesor Dr. Carlo Masala dalam sebuah podcast baru-baru ini.

"Pada tahun 2024, Menteri Pertahanan Boris Pistorius dan Inspektur Jenderal Bundeswehr, Carsten Breuer, mempublikasikan laporan tersebut," ujar Masala, seraya menambahkan bahwa mereka jelas tidak ingin membuat publik khawatir "dengan berbicara langsung tentang tahun 2028 pada tahun 2024."

Baik Bundeswehr maupun Badan Intelijen Federal (BND) segera menyadari bahwa analisis lama telah digunakan. Namun, tidak ada koreksi yang dilakukan. Menurut WDR, Kementerian Pertahanan secara internal memutuskan untuk "merumuskan pernyataan dengan lebih hati-hati" di masa mendatang dan menggunakan istilah yang lebih umum "pada akhir dekade ini".

3. Tak Bisa Mengandalkan AS

Amerika Serikat memiliki militer terbesar di dunia. Hal ini terutama disebabkan oleh anggarannya yang sangat besar, teknologi canggih, serta ukuran angkatan laut dan udaranya. Meskipun ada negara lain yang memiliki lebih banyak tentara, mereka dikalahkan oleh AS dengan pengaruh global dan pengeluaran pertahanannya yang tinggi.

Hingga saat ini, Jerman mengandalkan persahabatan transatlantik dan tatanan dunia yang telah terjalin. Dalam sebuah wawancara dengan The Atlantic, Dr. Christian Freuding, Kepala Staf Angkatan Darat Jerman, mengatakan bahwa dulu ia dapat menghubungi pejabat pertahanan AS "siang dan malam," tetapi pertukaran tersebut kini telah "terputus, benar-benar terputus."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Berita Terkini
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved