AS-Jepang Ancam Tenggelamkan Kapal Induk China, Beijing: Itu Fantasi!

Minggu, 30 November 2025 - 08:00 WIB
loading...
AS-Jepang Ancam Tenggelamkan...
AS dan Jepang dilaporkan akan menengelamkan kapal induk Fujian milik China jika perang pecah di Selat Taiwan. Foto/United Daily
A A A
BEIJING - Amerika Serikat (AS) dan Jepang dilaporkan telah mencapai kesepahaman bahwa mereka akan menengelamkan kapal induk Fujian milik China jika perang pecah di Selat Taiwan. Namun, Beijing meremehkan ancaman itu dengan menganggapnya sebagai fantasi.

Laporan tentang ancaman itu muncul di media Jepang; Sankei Shimbun, yang mengutip sumber-sumber senior pemerintah di Tokyo.

"Tokyo telah mencapai kesepahaman strategis internal: Jika konflik pecah di Selat Taiwan dan Fujian mencoba menghalangi intervensi AS, Jepang akan berkoordinasi dengan Angkatan Laut AS untuk menenggelamkan kapal induk tersebut," tulis media Jepang tersebut.

Baca Juga: China Marah Jepang Kerahkan Rudal di Dekat Taiwan: Itu Sengaja Picu Konfrontasi Militer

Ini adalah pertama kalinya media Jepang secara terbuka mengidentifikasi kapal induk China sebagai target perang—dan juga pertama kalinya Jepang mengisyaratkan akan menyerang secara pre-emptive jika Beijing menyerang Taiwan.

Ketegangan Tokyo dan Beijing terus memanas. Ini dipicu oleh komentar Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada 7 November, yang mengatakan dalam sidang Parlemen bahwa blokade laut atau invasi China ke Taiwan yang hipotetis merupakan situasi yang mengancam kelangsungan hidup Jepang.

Ungkapan tersebut mengacu pada hak untuk membela diri kolektif menurut undang-undang keamanan tahun 2015. Oleh karena itu, secara tidak langsung menyiratkan bahwa Tokyo dapat mengerahkan Pasukan Bela Diri (SDF) sebagai tanggapan atas agresi China terhadap Taiwan.

Namun, karena marah atas apa yang dianggapnya sebagai provokasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan pelanggaran tatanan pascaperang, China membalas dengan serangkaian tindakan balasan, termasuk menghubungi PBB, menginformasikan Presiden AS Donald Trump melalui panggilan telepon yang jarang dilakukan, dan menangguhkan ekspor seafood Jepang, di antara berbagai hal lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved