Netanyahu Minta Ampunan kepada Presiden Israel atas Kasus Korupsinya

Senin, 01 Desember 2025 - 07:16 WIB
loading...
Netanyahu Minta Ampunan...
PM Israel Benjamin Netanyahu (kiri) meminta pengampunan kepada Presiden Isaac Herzog atas kasus korupsinya. Foto/Arie Leib Abrams/Flash90
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu telah mengajukan permintaan pengampunan resmi kepada Presiden Isaac Herzog. Netanyahu meminta ampunan atas kasus korupsi yang menjeratnya sejak 2010-an meski berkali-kali membantah melakukan kesalahan.

Kantor Kepresiden Herzog pada hari Minggu mengatakan telah menerima surat dari Netanyahu dan dokumen setebal 111 halaman dari pengacaranya, Amit Hadad. Kantor itu menyadari bahwa itu adalah "permintaan luar biasa" yang berpotensi membawa implikasi signifikan.

"Mengabulkan permohonan ini akan memungkinkan perdana menteri untuk mencurahkan seluruh waktu, kemampuan, dan energinya untuk memajukan Israel di masa kritis ini dan untuk menghadapi tantangan serta peluang yang ada di hadapannya," ujar Hadad dalam permohonan tersebut.

Baca Juga: AS Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Arab Saudi, Ini Respons PM Israel Netanyahu

"Memberikan pengampunan kepada perdana menteri akan membantu memperbaiki keretakan di antara berbagai sektor masyarakat, serta berkontribusi untuk memperkuat ketahanan nasional negara," lanjut Hadad.

Permohonan tersebut akan diperiksa oleh departemen hukum kepresidenan. "Departemen pengampunan Kementerian Kehakiman akan mengumpulkan pendapat dari semua otoritas terkait di kementerian," kata kantor Herzog.

"Setelah menerima semua pendapat yang relevan, presiden akan mempertimbangkan permohonan tersebut secara bertanggung jawab dan tulus," imbuh kantor tersebut, seperti dikutip dari AFP, Senin (1/12/2025).

Meskipun presiden Israel sebagian besar merupakan tokoh seremonial, dia tetap memegang kekuasaan untuk memberikan pengampunan. Prosedur ini biasanya berlaku bagi mereka yang terpidana, tetapi dalam kasus yang jarang terjadi, pengampunan dapat diberikan bahkan sebelum proses hukum selesai, jika dianggap demi kepentingan publik.

Sebelumnya, Netanyahu menolak permohonan pengampunan jika itu berarti mengakui kesalahan, karena dia membantah melakukan kesalahan apa pun.

PM rezim Zionis tersebut telah dihantui tuduhan korupsi selama hampir satu dekade. Netanyahu didakwa atas tuduhan penyuapan, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan pada tahun 2019, namun persidangannya masih jauh dari selesai.

Para kritikus Netanyahu menuduhnya sengaja memperpanjang konflik dengan negara-negara tetangga Israel untuk melindungi dirinya dari proses hukum dan mempertahankan kekuasaan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved