Usai Lakukan Kudeta Militer, Jenderal Horta Inta-A Dilantik Jadi Presiden Guinea-Bissau

Jum'at, 28 November 2025 - 10:53 WIB
loading...
Usai Lakukan Kudeta...
Jenderal Horta Inta-A dilantik jadi presiden transisi Guinea-Bissau pada Kamis, sehari setelah menggulingkan presiden negara tersebut; Umaro Sissoco Embalo. Foto/YouTube/RFI Portugues
A A A
BISSAU - Jenderal Horta Inta-A telah dilantik sebagai presiden transisi Guinea-Bissau pada Kamis, sehari setelah para perwira militer mengumumkan bahwa mereka telah menggulingkan presiden negara tersebut; Umaro Sissoco Embalo. Ini merupakan kudeta militer terbaru di negara Afrika barat tersebut.

“Saya baru saja dilantik untuk memimpin komando tinggi,” ujar Jenderal Inta-A, setelah mengambil sumpah jabatan dalam sebuah upacara di markas militer pada Kamis (27/11/2025).

Setelah menjabat sebagai kepala staf Angkatan Darat negara itu hingga saat ini, Inta-A dianggap dekat dalam beberapa tahun terakhir dengan Presiden Umaro Sissoco Embalo, yang digulingkan pada hari Rabu.

Baca Juga: Negara Ini Diguncang Kudeta Militer, Presidennya Ditangkap

Dia mengatakan bukti telah "cukup untuk membenarkan operasi tersebut". Dia menambahkan, "Langkah-langkah yang diperlukan mendesak dan penting serta membutuhkan partisipasi semua orang".

Ketua Komisi Uni Afrika (AU) pada hari Kamis mengutuk kudeta militer dan menyerukan pembebasan segera dan tanpa syarat Embalo dan semua pejabat yang ditahan.

Para perwira militer, yang menyebut diri mereka sebagai "Komando Militer Tinggi untuk Pemulihan Ketertiban", mengatakan dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi pada hari Rabu bahwa mereka telah menggulingkan Embalo.

Kudeta militer ini terjadi satu hari sebelum hasil sementara pemilu presiden diperkirakan akan diumumkan dalam persaingan antara Embalo dan Fernando Dias, seorang pendatang baru politik berusia 47 tahun yang muncul sebagai penantang utama Embalo untuk memimpin negara Afrika barat tersebut—yang merupakan pusat perdagangan kokain.

Pada hari Kamis, ibu kota, Bissau, sebagian besar sepi, dengan tentara di jalanan dan banyak penduduk tetap tinggal di dalam rumah bahkan setelah jam malam dicabut. Bisnis dan bank tutup.

Pada hari Rabu, sehari setelah dua kandidat terdepan dalam pemilu presiden yang ketat masing-masing menyatakan kemenangan, sekelompok perwira militer mengeklaim "kendali penuh" atas negara tersebut.

Pengumuman pengambilalihan negara pada hari Rabu datang tak lama setelah suara tembakan beruntun terdengar di dekat markas komisi pemilihan umum, istana presiden, dan Kementerian Dalam Negeri di ibu kota.

“Saya telah digulingkan,” kata Embalo kemudian kepada penyiar France24 melalui panggilan telepon pada hari Rabu. “Saat ini [saya] berada di markas staf umum."

Hingga Kamis, keberadaan pasti Embalo masih belum diketahui.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Berita Terkini
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved