Hamas dan Mesir Capai Kemajuan dalam Masalah Senjata dan Komite Gaza
Rabu, 26 November 2025 - 10:28 WIB
loading...
A
A
A
Sumber-sumber tersebut menyatakan pertemuan tersebut hampir mencapai penyelesaian masalah "senjata perlawanan", khususnya mengenai penyimpanan senjata api pribadi.
Hamas bersikeras mengakhiri eskalasi Israel, dengan menyebutkan 497 pelanggaran perjanjian gencatan senjata sejak implementasinya, yang menurut Hamas telah mengakibatkan kematian lebih dari 342 warga Palestina.
Sementara itu, delegasi tingkat tinggi Amerika Serikat telah mengadakan diskusi dengan pejabat keamanan Mesir mengenai mekanisme pelaksanaan fase kedua perjanjian Sharm el-Sheikh, termasuk opsi untuk mengamankan gencatan senjata jangka panjang dan menstabilkan situasi keamanan, yang berpotensi melalui peran Mesir dalam pasukan internasional.
Sejak hari Minggu, Kairo telah menjadi tuan rumah serangkaian pertemuan berisiko tinggi antara delegasi Hamas dan kepala Intelijen Umum Mesir, Mayor Jenderal Hassan Rashad, di samping pembicaraan terpisah dengan faksi-faksi Palestina termasuk Jihad Islam, Front Populer untuk Pembebasan Palestina, Front Demokratik, Komite Perlawanan Populer dan Inisiatif Nasional Palestina.
Baca juga: 90% Warga Gaza Bertahan Hidup Hanya dengan 1 Kali Makan Sehari
Hamas bersikeras mengakhiri eskalasi Israel, dengan menyebutkan 497 pelanggaran perjanjian gencatan senjata sejak implementasinya, yang menurut Hamas telah mengakibatkan kematian lebih dari 342 warga Palestina.
Sementara itu, delegasi tingkat tinggi Amerika Serikat telah mengadakan diskusi dengan pejabat keamanan Mesir mengenai mekanisme pelaksanaan fase kedua perjanjian Sharm el-Sheikh, termasuk opsi untuk mengamankan gencatan senjata jangka panjang dan menstabilkan situasi keamanan, yang berpotensi melalui peran Mesir dalam pasukan internasional.
Sejak hari Minggu, Kairo telah menjadi tuan rumah serangkaian pertemuan berisiko tinggi antara delegasi Hamas dan kepala Intelijen Umum Mesir, Mayor Jenderal Hassan Rashad, di samping pembicaraan terpisah dengan faksi-faksi Palestina termasuk Jihad Islam, Front Populer untuk Pembebasan Palestina, Front Demokratik, Komite Perlawanan Populer dan Inisiatif Nasional Palestina.
Baca juga: 90% Warga Gaza Bertahan Hidup Hanya dengan 1 Kali Makan Sehari
(sya)
Lihat Juga :