Mengapa Pemimpin Eropa Merasa Dikhianati Trump dalam Perdamaian Ukraina?

Selasa, 25 November 2025 - 10:30 WIB
loading...
A A A
Von der Leyen mencatat bahwa prinsip utama bagi sekutu Eropa Kyiv adalah “tidak ada apa-apa tentang Ukraina tanpa Ukraina”.

Berbicara kepada para wartawan menjelang KTT G20, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan, “Berkali-kali, Rusia berpura-pura serius tentang perdamaian, tetapi tindakan mereka tidak pernah sesuai dengan kata-kata mereka.”

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pada hari Sabtu bahwa Rusia akan “mengkhianati” janjinya dan “kembali” jika tidak ada unsur pencegahan dan jika Ukraina mengurangi jumlah tentaranya dan mengikuti rencana Trump.

Dalam sebuah unggahan di X, Macron menyambut baik upaya AS untuk mewujudkan perdamaian, tetapi mengatakan bahwa proposal saat ini "harus diperkuat" dan "Ukraina tidak boleh dibiarkan rentan".

Macron menulis, "Semua orang menginginkan perdamaian – kecuali Rusia, yang terus-menerus mengebom Ukraina dengan keras kepala", menambahkan bahwa dukungan untuk Ukraina "sangat menentukan".

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, mengatakan: "Rusia tidak memiliki hak hukum apa pun atas konsesi apa pun dari negara yang diserbunya."

Namun, Wakil Presiden AS JD Vance telah menepis kritik terhadap rencana perdamaian tersebut.

"Ada khayalan bahwa jika kita hanya memberi lebih banyak uang, lebih banyak senjata, atau lebih banyak sanksi, kemenangan sudah di depan mata," tulis wakil presiden tersebut di X pada hari Sabtu. "Perdamaian tidak akan diciptakan oleh diplomat atau politisi gagal yang hidup di dunia khayalan. Perdamaian mungkin diciptakan oleh orang-orang cerdas yang hidup di dunia nyata."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Perang Meluas, Kelompok...
Perang Meluas, Kelompok Houthi Serang Arab Saudi
Rekomendasi
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
Prabowo Kumpulkan Menteri...
Prabowo Kumpulkan Menteri hingga Kepala Lembaga ke Istana, Ada Apa?
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved