Robot Jadi Penyelamat Tentara Ukraina di Zona Pembantaian Rusia

Senin, 24 November 2025 - 17:30 WIB
loading...
Robot Jadi Penyelamat...
Robot menjadi penyelamat tentara Ukraina di zona pembantaian Rusia. Foto/X/@United24media
A A A
MOSKOW - Tentara Ukraina menggantungkan diri dengan robot untuk bisa selamat dari zona pembataian Rusia di medan perang. Ketergantungan itu menyebabkan kebutuhan robot di medan perang terus meningkat.

"Mainannya sudah dikirim," bisik seorang tentara Ukraina melalui radio.

Di tengah malam, ia dan rekannya bergerak cepat untuk mengeluarkan kargo mereka dari sebuah van. Kecepatan sangat penting karena mereka berada dalam jangkauan drone Rusia yang mematikan.

"Mainan" baru brigade kelima adalah kendaraan darat tak berawak (UGV), sebuah robot yang menjadi penyelamat bagi pasukan Ukraina di garis depan di Pokrovsk dan Myrnograd, pusat strategis di Ukraina timur.

Pasukan Rusia terus-menerus berusaha memutus rute pasokan Ukraina di wilayah tersebut.

Tanpa makanan dan amunisi segar, tentara garis depan Ukraina akan menghadapi pilihan menyerah atau mundur dengan biaya yang mahal.

Kyiv telah mengirimkan pasukan khusus, unit penyerang elit, dan kelompok drone untuk memperkuat pasukannya di dalam dan sekitar Pokrovsk, tetapi cengkeraman Rusia pada rute menuju kota tersebut berarti masuk dengan kendaraan lapis baja akan hampir pasti mengakibatkan kematian.

Mengangkut pasokan berat dengan berjalan kaki juga sama berbahayanya.

Di sinilah robot, yang juga dikenal sebagai drone darat, menggantikan pengerahan pasukan tradisional.

Baca Juga: PM Kanada: Dunia Bisa Terus Berjalan Tanpa AS

Pertempuran Pokrovsk kemungkinan akan tercatat dalam sejarah sebagai pertempuran pertama di mana kendaraan darat nirawak digunakan secara massal, terutama untuk mengirimkan pasokan dan mengevakuasi korban luka.

Robot ini cukup kecil untuk masuk ke jalur sepeda dan tampak seperti tank mini tanpa turet.

UGV sulit dideteksi, lebih sulit dicegat daripada drone udara, dan yang terpenting, tentara dapat mengoperasikannya dari jarak jauh dari lokasi yang lebih aman.

Mereka menyelamatkan nyawa tentara dan merupakan masa depan tentara, menurut Ihor, kepala sistem nirawak untuk Korps ke-7 tentara Ukraina.

Sekitar 90% dari semua pasokan untuk garis depan Pokrovsk kini dikirim oleh UGV, ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario
Rekomendasi
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Miris, Lagu Kebangsaan...
Miris, Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Berita Terkini
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved