Hizbullah Siapkan Serangan Balas Dendam atas Pembunuhan Haytham Tabatabai

Senin, 24 November 2025 - 15:16 WIB
loading...
Hizbullah Siapkan Serangan...
Hizbullah siapkan serangan balas dendam atas pembunuhan salah satu komandannya. Foto/X/@Israel_Alma_org
A A A
BEIRUT - Hizbullah belum mengatakan bagaimana mereka akan merespons pembunuhan komandan senior Haytham Ali Tabatabai. Namun, mereka sudah menyiapkan skenario serangan ke wilayah Israel sebagai aksi balas dendam.

Mahmoud Qmati, wakil presiden Dewan Politik kelompok tersebut, mengatakan serangan itu menandai "pelanggaran gencatan senjata lainnya" dan menuduh Israel meningkatkan konflik "dengan lampu hijau yang diberikan oleh Amerika Serikat".

Meskipun gencatan senjata telah disepakati November lalu, Hizbullah terus meredam serangan Israel di wilayah selatan negara itu.

Melansir Al Jazeera, analis urusan keamanan Ali Rizk mengatakan pertanyaan krusial sekarang adalah apakah kelompok itu akan bertindak, dengan mengatakan Hizbullah tidak mungkin "memberi Netanyahu alasan untuk melancarkan perang habis-habisan melawan Lebanon", yang ia peringatkan dapat lebih merugikan kelompok tersebut daripada situasi saat ini.

Analis geopolitik Joe Macaron menambahkan bahwa kebijakan AS telah bergeser, dengan mengatakan Washington "tidak lagi mengekang Israel" dan malah memperkuat operasi Israel di Suriah, Gaza, dan Lebanon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Lebanon Jadi Titik Krisis...
Lebanon Jadi Titik Krisis bagi Gencatan Senjata Perang Iran, Ini 4 Alasannya
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Berita Terkini
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Infografis
Balas Dendam, Rusia...
Balas Dendam, Rusia Serang Ukraina dengan 43 Rudal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved