Tuding Brigitte Macron sebagai Transgender, Youtuber Konservatif Ini Klaim Presiden Prancis Sudah Sewa Pembunuh Bayaran

Minggu, 23 November 2025 - 15:12 WIB
loading...
Tuding Brigitte Macron...
Tuding Brigitte Macron sebagai transgender, Youtuber konservatif AS tuding Presiden Prancis sudah sewa pembunuh bayaran. Foto/X/@Brigitte1eDame
A A A
WASHINGTON - Komentator konservatif AS Candace Owens, yang mengklaim bahwa istri Presiden Prancis Emmanuel Macron, Brigitte Macron, adalah seorang perempuan transgender, menuduh bahwa Macron mengizinkan pembunuhannya.

Owens, seorang YouTuber dan podcaster populer, saat ini sedang dalam sengketa hukum dengan keluarga Macron setelah merilis serialnya Becoming Brigitte awal tahun ini.

Dalam podcast tersebut, ia menuduh bahwa ibu negara tersebut terlahir sebagai laki-laki dan memiliki hubungan darah dengan presiden Prancis. Podcast tersebut juga mengklaim bahwa Emmanuel Macron telah terlibat dalam program pengendalian pikiran CIA.

Sebagai tanggapan, keluarga Macron mengajukan gugatan pencemaran nama baik, menuduh Owens menyebarkan "fiksi yang aneh, memfitnah, dan mengada-ada."

Dalam sebuah unggahan di X pada hari Jumat, Owens mengatakan bahwa ia telah dihubungi oleh "seorang pegawai tinggi pemerintah Prancis," yang mengklaim bahwa "keluarga Macron telah mengeksekusi dan membayar" pembunuhan terhadap dirinya dan jurnalis Prancis Xavier Poussard.

Baca Juga: Maskapai Batalkan Penerbangan ke Venezuela, Akankah Invasi AS Segera Dimulai?

Poussard, mantan editor Faits et Documents, sebelumnya mempromosikan teori yang menyatakan bahwa Brigitte Macron, yang lahir dengan nama Trogneux, meninggal muda dan bahwa kakak laki-lakinya, Jean-Michel Trogneux, kemudian melakukan operasi ganti kelamin dan mengambil identitasnya sebelum menikah dengan Emmanuel Macron.

"Lebih spesifik lagi, lampu hijau telah diberikan kepada sebuah tim kecil di Kelompok Intervensi Gendamarie Nasional. Saya diberitahu bahwa ada satu orang Israel yang berada di regu pembunuh ini dan rencananya telah diformalkan," tulis Owens, dilansir RT.

"Ini sangat serius. Kepala negara Prancis tampaknya ingin kami berdua mati dan telah memberi wewenang kepada unit profesional untuk melaksanakan ini," ujarnya.

Kontroversi identitas seputar ibu negara Prancis pertama kali muncul pada tahun 2021, ketika Amandine Roy dan jurnalis Natacha Rey mengklaim bahwa ia terlahir sebagai laki-laki.

Pengadilan Prancis awalnya memenangkan Macron pada tahun 2024 sebelum pengadilan banding membatalkan putusan tersebut pada bulan Juli 2025.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Berita Terkini
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Infografis
Presiden Jokowi: Bantuan...
Presiden Jokowi: Bantuan Ganti Rugi Gempa Cianjur Cair Pekan Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved