Pesawat Andalan India Jatuh di Dubai Air Show, Ini 3 Keunggulan HAL Tejas
Sabtu, 22 November 2025 - 20:50 WIB
loading...
Pesawat andalan India jatuh di Dubai Air Show. Foto/X/ Horizon Watch @Horizonwatchs
A
A
A
DUBAI - Sebuah pesawat tempur HAL Tejas India jatuh saat pertunjukan terbang di Dubai Air Show pada hari Jumat, menewaskan pilotnya. Insiden ini dapat menjadi sorotan global terhadap program pesawat tempur lokal India di saat New Delhi sedang memperluas armada Tejas dan mempromosikan pesawat tersebut secara internasional.
Saat demonstrasi di Bandara Internasional Al Maktoum, Tejas kehilangan ketinggian dan jatuh di dekat landasan pacu, sebagaimana ditunjukkan oleh video yang beredar di media sosial. Jet tersebut terlihat turun tajam sebelum meletus dan terbakar saat terjadi benturan. Tim penyelamat segera merespons, tetapi pilotnya tidak selamat.
Angkatan Udara India telah meluncurkan pengadilan penyelidikan untuk menentukan penyebab kecelakaan tersebut. Para penyelidik diperkirakan akan memeriksa data penerbangan, sistem di dalam pesawat, kinerja mekanis, komunikasi pilot, dan kondisi lingkungan. Penyebabnya belum teridentifikasi.
Pesawat ini adalah pesawat tempur multiperan supersonik bermesin tunggal yang mampu melakukan tugas pertahanan udara, intersepsi udara-ke-udara, serangan udara-ke-darat, dan serangan maritim.
BacaJuga: Ayah Zohran Mamdani Sebut Palestina Jadi Motivasi Putranya Maju Pemilihan Wali Kota New York
Desain: Tata letak sayap delta yang ringan dan sangat mudah bermanuver
Kontrol penerbangan: Sistem fly-by-wire digital untuk pengendalian yang lebih baik
Avionik: Radar AESA (pada Mk1A), rangkaian peperangan elektronika canggih
Persenjataan: Rudal udara-ke-udara, senjata presisi udara-ke-darat, roket, dan meriam 23 mm
Material: Kandungan komposit tinggi untuk bobot yang lebih ringan dan daya tahan
Angkatan Udara India telah mengoperasikan skuadron Tejas Mk1. Pada tahun 2025, pemerintah India mendapatkan kontrak besar untuk 97 jet Tejas Mk1A, yang secara signifikan akan memperluas armada selama beberapa tahun ke depan.
Pengiriman Mk1A dijadwalkan akan diluncurkan secara bertahap selama beberapa tahun mendatang, seiring dengan peningkatan produksi.
Tejas Mk2, yang saat ini sedang dikembangkan, akan dilengkapi mesin GE F414 yang lebih bertenaga, jangkauan dan muatan yang lebih jauh, serta kemampuan misi yang diperluas.
Versi generasi terbaru ini akan berfungsi sebagai platform kunci untuk kebutuhan AU India di masa mendatang.
Saat demonstrasi di Bandara Internasional Al Maktoum, Tejas kehilangan ketinggian dan jatuh di dekat landasan pacu, sebagaimana ditunjukkan oleh video yang beredar di media sosial. Jet tersebut terlihat turun tajam sebelum meletus dan terbakar saat terjadi benturan. Tim penyelamat segera merespons, tetapi pilotnya tidak selamat.
Angkatan Udara India telah meluncurkan pengadilan penyelidikan untuk menentukan penyebab kecelakaan tersebut. Para penyelidik diperkirakan akan memeriksa data penerbangan, sistem di dalam pesawat, kinerja mekanis, komunikasi pilot, dan kondisi lingkungan. Penyebabnya belum teridentifikasi.
Pesawat Andalan India Jatuh di Dubai Air Show, Ini Keunggulan HAL Tejas
1. Dikembangkan Hindustan Aeronautics Limited
Melansir Al Arabiya, HAL Tejas adalah pesawat tempur ringan (LCA) yang dikembangkan di dalam negeri oleh Hindustan Aeronautics Limited (HAL) dalam upaya jangka panjang untuk memodernisasi Angkatan Udara India (IAF) dan mengurangi ketergantungan pada jet asing.Pesawat ini adalah pesawat tempur multiperan supersonik bermesin tunggal yang mampu melakukan tugas pertahanan udara, intersepsi udara-ke-udara, serangan udara-ke-darat, dan serangan maritim.
BacaJuga: Ayah Zohran Mamdani Sebut Palestina Jadi Motivasi Putranya Maju Pemilihan Wali Kota New York
2. Kecepatan hingga Mach 1,6 hingga Menggunakan Fly-by-wire
Kecepatan: Hingga Mach 1,6Desain: Tata letak sayap delta yang ringan dan sangat mudah bermanuver
Kontrol penerbangan: Sistem fly-by-wire digital untuk pengendalian yang lebih baik
Avionik: Radar AESA (pada Mk1A), rangkaian peperangan elektronika canggih
Persenjataan: Rudal udara-ke-udara, senjata presisi udara-ke-darat, roket, dan meriam 23 mm
Material: Kandungan komposit tinggi untuk bobot yang lebih ringan dan daya tahan
3. Dilengkapi dengan Mesin GE F414
Program Tejas merupakan inti dari upaya India untuk memperkuat manufaktur kedirgantaraan dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada pesawat tempur impor.Angkatan Udara India telah mengoperasikan skuadron Tejas Mk1. Pada tahun 2025, pemerintah India mendapatkan kontrak besar untuk 97 jet Tejas Mk1A, yang secara signifikan akan memperluas armada selama beberapa tahun ke depan.
Pengiriman Mk1A dijadwalkan akan diluncurkan secara bertahap selama beberapa tahun mendatang, seiring dengan peningkatan produksi.
Tejas Mk2, yang saat ini sedang dikembangkan, akan dilengkapi mesin GE F414 yang lebih bertenaga, jangkauan dan muatan yang lebih jauh, serta kemampuan misi yang diperluas.
Versi generasi terbaru ini akan berfungsi sebagai platform kunci untuk kebutuhan AU India di masa mendatang.
(ahm)
Lihat Juga :