Seteru Memanas, 'Senjata' China Ini Bisa Bikin Jepang Tekor Rp20 Triliun

Jum'at, 21 November 2025 - 14:42 WIB
loading...
A A A
“Pemberitahuan saat ini yang secara eksplisit melarang perjalanan ke Jepang merupakan sikap yang jauh lebih kuat daripada yang telah kita lihat dalam beberapa tahun terakhir," ujarnya.

Perlambatan mendadak ini terjadi di saat perekonomian Jepang sedang rapuh. Peringatan perjalanan Beijing menyusul komentar Perdana Menteri Sanae Takaichi yang mengaitkan potensi konflik Taiwan dengan kemungkinan pengerahan pasukan militer Jepang—pernyataan yang membuat marah China dan memicu pembalasan, termasuk penangguhan impor seafood.

Pariwisata, pilar utama pemulihan pascapandemi Jepang, kini merasakan tekanan.

Agen-agen perjalanan mengatakan anjuran untuk menghindari Jepang ditanggapi dengan serius.

Tur grup dan paket—andalan perjalanan keluar China—menyumbang hingga setengah dari total pemesanan yang hilang, sementara perjalanan wisata individu menyumbang 22 persen lainnya.

Maskapai besar China dan Cathay Pacific telah membebaskan biaya pembatalan untuk rute Jepang, yang memicu penarikan lebih lanjut.

Bloomberg melaporkan bahwa setidaknya dua agen perjalanan milik negara China telah membatalkan pemesanan grup yang dibuat beberapa bulan sebelumnya untuk melindungi diri dari risiko kebijakan dan perubahan sentimen publik.

Penurunan ini juga membalikkan pemulihan yang sebelumnya menggembirakan. Sebelum peringatan perjalanan dikeluarkan Beijing, pemesanan perjalanan China-Jepang hingga tahun 2025 berjalan sekitar 25 persen di atas level tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved