Konflik Diplomatik Makin Panas, Jepang Peringatkan Warganya di China
Rabu, 19 November 2025 - 07:02 WIB
loading...
A
A
A
Perselisihan diplomatik antara China dan Jepang dipicu pernyataan Takaichi bahwa Tokyo dapat melakukan intervensi militer dalam setiap serangan terhadap Taiwan.
China, yang mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak mengesampingkan kemungkinan menggunakan kekuatan untuk merebut pulau demokrasi tersebut, bereaksi keras terhadap komentar Takaichi.
Beijing mendesak Takaichi untuk mencabut pernyataan tersebut dan memanggil duta besar Jepang.
Dalam unggahan di X pada 8 November, konsul jenderal China di Osaka, Xue Jian, mengancam akan "memotong leher kotor itu", yang tampaknya merujuk pada perdana menteri Jepang, yang menjabat pada bulan Oktober.
Tokyo mengatakan telah memanggil duta besar China terkait unggahan media sosial yang kini telah dihapus tersebut.
Dalam upaya meredakan ketegangan, Masaaki Kanai, pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri Jepang untuk Urusan Asia-Pasifik, mengadakan pembicaraan pada hari Selasa di Beijing dengan mitranya dari China, Liu Jinsong.
China, yang mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak mengesampingkan kemungkinan menggunakan kekuatan untuk merebut pulau demokrasi tersebut, bereaksi keras terhadap komentar Takaichi.
Beijing mendesak Takaichi untuk mencabut pernyataan tersebut dan memanggil duta besar Jepang.
Dalam unggahan di X pada 8 November, konsul jenderal China di Osaka, Xue Jian, mengancam akan "memotong leher kotor itu", yang tampaknya merujuk pada perdana menteri Jepang, yang menjabat pada bulan Oktober.
Tokyo mengatakan telah memanggil duta besar China terkait unggahan media sosial yang kini telah dihapus tersebut.
Perundingan Diplomatik Berupaya Meredakan Ketegangan
Dalam upaya meredakan ketegangan, Masaaki Kanai, pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri Jepang untuk Urusan Asia-Pasifik, mengadakan pembicaraan pada hari Selasa di Beijing dengan mitranya dari China, Liu Jinsong.
Lihat Juga :