10 Jet Tempur Tercanggih Dunia Tahun 2025, Apakah F-35 AS Masih Nomor 1?
Selasa, 18 November 2025 - 11:36 WIB
loading...
A
A
A
Kelebihan Su-35 adalah pada thrust-vectoring, jangkauan, dan kombinasi radar AESA yang membuatnya jadi ancaman serius di udara.
Biaya per unit relatif ramah, dan Su-35 tetap menjadi tulang punggung beberapa Angkatan Udara non-NATO. Kekurangan adalah tidak memiliki teknologi stealth.
Gripen E jadi pilihan negara yang butuh jet tempur modern tapi terjangkau. Pesawat ini dioperasikan Swedia, Brasil, Afrika Selatan, Republik Ceko, Hungaria, dan Thailand.
Kelebihannya pesawat tempur ini adalah platform-nya berkemampuan radar modern dan dilengkapi sensor canggih terintegrasi.
Program produksi massal mendekati fase pengiriman, dengan rencana awal pengiriman tahun 2026-2027. KF-21 menjadi nama baru yang diperhitungkan di Asia-Pasifik.
Kekurangannya adalah belum terbukti dalam pertempuran nyata dan masih bergantung upgrade lanjutan.
Meski tidak memiliki teknologi stealth seperti F-35, tetapi kombinasi biaya, ketersediaan, dan kemampuan serangannya membuatnya relevan masuk dalam daftar jet tempur tercanggih di dunia.
Alasannya adalah jaringan global pemakai dan dukungan logistik, sensor fusion terdepan, jumlah unit besar yang sudah beroperasi, dan terus-menerusnya upgrade perangkat lunak serta interoperabilitas dengan sistem AS-NATO.
Menurut laporan The National Interest, banyak analis dan ranking publik menempatkan F-35 di puncak atau sangat dekat di puncak daftar jet tempur tercanggih 2025.
Namun, F-35 bukan superior di segala aspek. Dia memiliki pesaing seperti F-22 yang unggul dalam dogfight; Su-57 dan J-20 yang mengejar pada aspek tertentu; dan beberapa negara lebih memilih kombinasi jet non-stealth yang lebih murah tetapi efektif seperti Typhoon, Rafale, Gripen).
Masalah kesiapan misi, ketersediaan suku cadang, dan biaya lifecycle—contoh armada Inggris—menunjukkan F-35 juga rentan masalah non-teknis yang memengaruhi efektivitas tempur. Itu berarti F-35 nomor satu menurut kapabilitas sistem keseluruhan, tapi bukan tanpa kelemahan.
Biaya per unit relatif ramah, dan Su-35 tetap menjadi tulang punggung beberapa Angkatan Udara non-NATO. Kekurangan adalah tidak memiliki teknologi stealth.
8. Saab JAS-39 Gripen E/F (Swedia)
Ini juga jet tempur canggih Eropa. Kelebihannya adalah biaya operasional rendah, arsitektur terbuka (mudah di-upgrade), interoperabilitas NATO, dan kemampuan HMC (human-machine collaboration) yang makin kuat.Gripen E jadi pilihan negara yang butuh jet tempur modern tapi terjangkau. Pesawat ini dioperasikan Swedia, Brasil, Afrika Selatan, Republik Ceko, Hungaria, dan Thailand.
9. KAI KF-21 Boramae (Korea Selatan dan Indonesia)
Jet tempur canggih Asia ini buatan Korea Aerospace Industries (KAI) Korea Selatan, namun Indonesia ikut andil dalam mendanai pengembangannya. Banyak yang menyebut KF-21 sebagai jet tempur patungan Korea Selatan-Indonesia.Kelebihannya pesawat tempur ini adalah platform-nya berkemampuan radar modern dan dilengkapi sensor canggih terintegrasi.
Program produksi massal mendekati fase pengiriman, dengan rencana awal pengiriman tahun 2026-2027. KF-21 menjadi nama baru yang diperhitungkan di Asia-Pasifik.
Kekurangannya adalah belum terbukti dalam pertempuran nyata dan masih bergantung upgrade lanjutan.
10. Boeing F/A-18E/F Super Hornet (Amerika Serikat)
Pesawat tempur Amerika ini memiliki kelebihan sebagai pesawat multirole, versi Block III dengan avionic modern dan kemampuan networking; andal sebagai fleet workhorse (AS dan sekutu).Meski tidak memiliki teknologi stealth seperti F-35, tetapi kombinasi biaya, ketersediaan, dan kemampuan serangannya membuatnya relevan masuk dalam daftar jet tempur tercanggih di dunia.
Apakah F-35 Masih Nomor 1?
Jawabannya: Ya, setidaknya untuk tahun 2025. F-35 masih sering dianggap jet tempur tercanggih nomor satu dalam konteks kemampuan tempur modern yang terintegrasi.Alasannya adalah jaringan global pemakai dan dukungan logistik, sensor fusion terdepan, jumlah unit besar yang sudah beroperasi, dan terus-menerusnya upgrade perangkat lunak serta interoperabilitas dengan sistem AS-NATO.
Menurut laporan The National Interest, banyak analis dan ranking publik menempatkan F-35 di puncak atau sangat dekat di puncak daftar jet tempur tercanggih 2025.
Namun, F-35 bukan superior di segala aspek. Dia memiliki pesaing seperti F-22 yang unggul dalam dogfight; Su-57 dan J-20 yang mengejar pada aspek tertentu; dan beberapa negara lebih memilih kombinasi jet non-stealth yang lebih murah tetapi efektif seperti Typhoon, Rafale, Gripen).
Masalah kesiapan misi, ketersediaan suku cadang, dan biaya lifecycle—contoh armada Inggris—menunjukkan F-35 juga rentan masalah non-teknis yang memengaruhi efektivitas tempur. Itu berarti F-35 nomor satu menurut kapabilitas sistem keseluruhan, tapi bukan tanpa kelemahan.
(mas)
Lihat Juga :